Titiek Soeharto : Diharapkan Jogja Bay Meningkatkan Pendapatan Daerah dan Taraf Hidup Warga

MINGGU, 20 DESEMBER 2015
Jurnalis: Koko Triarko / Editor: Gani Khair / Foto: Koko Triarko
YOGYAKARTA—Hari ini, Minggu (20/12/2015) Titiek Soeharto menghadiri pembukaan Taman Wisata Air Jogja Bay Adventure Pirates Waterpark di Maguwoharjo, Depok, Sleman, DI. Yogyakarta. Wisata air tersebut merupakan yang terbesar dan tercanggih di Indonesia.

Titiek Soeharto bersama Bambang Suroso


Tak hanya sekedar tempat wisata air, namun Jogja Bay juga didesain memiliki wahana air yang edukatif. Menempati lahan seluas 7,7 Hektar dengan anggaran sebesar kurang lebih Rp. 260 Milyar, murni dari investasi swasta di bawah naungan PT Taman Wisata Jogja, 
Taman Wisata Air Jogja Bay diklaim sebagai taman wisata air terbesar dan terlengkap di Indonesia. 

Taman tersebut dibuat dan dikelola dengan standar internasional. Dibangun dengan 19 wahana air, dengan zona unggulan yang diberi nama How to Survive in  Earthquake. Wahana ini merupakan kolam dengan ombak besar, yang merupakan sarana edukasi bagaimana menghadapi dan menyelamatkan diri dari bencana tsunami. Taman tersebut hari ini resmi dibuka oleh Sultan HB X, dengan penyalaan meriam bajak laut.

Wahana Air

Titiek Soeharto disela kedatangannya dalam launching Jogja Bay, menyatakan kekagumannya atas dibangunnya wahana air tersebut. Menurutnya, dengan adanya Taman Wisata Air bertaraf internasional itu, diharapkan bisa meningkatkan pendapatan daerah. Juga turut meningkatkan taraf hidup warga di sekitarnya. Titiek juga berharap, aspek edukasi lebih ditonjolkan sehingga bisa lebih menguatkan identitas Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan.

Sementara itu, Presiden Direktur  Jogja Bay, Bambang Suroso menjelaskan, Jogja Bay merupakan sebuah wahana petualangan air modern bertaraf internasional, dan akan menjadi ikon baru dan diharapkan bisa meningkatkan ekonomi warga sekitar.

Kapal bajak laut

Dengan target pengunjung sebanyak 7.000 orang perhari, Jogja Bay akan lebih menonjolkan aspek edutainment-nya. Selain keunggulan kolam ombak besar, Jogja Bay juga dilengkapi kapal bajak laut dengan skala 1:1. Juga ada 9  jenis pohon langka di Keraton dan buahnya mujarab, seperti sawo kecik, waringin dan sebagainya. “Artinya, pengunjung juga bisa tahu bahwa Yogyakarta memiliki pohon-pohon yang  buahnya berkhasiat herbal”, jelasnya.

Selain Titiek Soeharto, pembukaan Jogja Bay juga dihadiri oleh Permaisuri Sultan, GKR Hemas, putri sulung Sultan, GKR Maduretno, putra mahkota Puro Paku Alaman, KBPH Prabu Suryidologo, Pj Bupati Sleman, Gatot Saptadi dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gatot Saptadi mengharapakan, Jogja Bay bisa merangkul UMKM dan kuliner lokal dalam pemenuhan fasilitas obyek wisata, dan menambah wahama lain yang edukatif sebagai penguatan identitas Yogyakarta sebagai kota pendidikan. Kecuali juga diharapkan Jogja Bay mampu memberi manfaat dan efek multipliyer bagi warga di sekitarnya.
Lihat juga...