Unitomo DO 150 Mahasiswa, Demi Status Aman Nisbah Dosen dan Mahasiswa

RABU, 23 DESEMBER 2015
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA—Rektor Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk Drop Out (DO) 150 mahasiswa pada tahun 2015. Mahasiswa yang terkena DO, merupakan mahasiswa yang belajar di Unitomo selama 14 semester dan tidak melakukan registrasi ulang selama 3 semester terakhir.


Rektor Unitomo, Dr. Bachrul Amiq, SH., MH., menerangkan keputusan ini diambil demi mengamankan status nisbah rasio antara dosen dan mahasiswa.
“Jika 150 mahasiswa ini dipertahankan, maka nisbah dosen dan mahasiswa kami tidak aman,” terangnya kepada Cendana News, Rabu (23/12/2015).
Ada 21 Program Studi (Prodi) di Unitomo yang aman nisbah dosen dan mahasiswa. Namun, ada 3 prodi yang belum aman dari total 24 prodi, yakni S1 Akuntansi, S1 Ilmu Komunikasi, dan S1 Teknik Informatika.
“Kami sedang mengupayakan ketiga Prodi tersebut agar statusnya aman, dengan cara membuka lowongan dosen baru,” ujarnya.
Rekruitmen dosen minimal berijazah S2 dibuka di Unitomo ada 25 orang, yakni untuk Ilmu Administrasi 2 orang, Perikanan 2 orang, Akuntansi 1 orang, dan Teknik Informatika 9 orang. Sedangkan rekruitmen doktor dibutuhkan 9 orang, yakni untuk Ilmu Komunikasi 3 orang, Ilmu Administrasi 1 orang, Pendidikan Bahasa Indonesian 3 orang, dan Hukum 2 orang.
Menurutnya, dari tahun 2007 Unitomo belum pernah melakukan rekruitmen. Sehingga dibukanya rekruitmen ini bisa menjadi semangat baru Unitomo agar lebih baik, dan dapat regenerasi dosen yang sudah ada.
Ia berjanji dan berkomitmen untuk meningkatkan dan menjadikan Unitomo sebagai perguruan tinggi yang berkualitas dalam tingkat nasional.
“Harapannya dengan adanya rekruitmen dosen, status perguruan tinggi kami masih aman dalam nisbah rasio antara dosen dan mahasiswa. Serta Unitomo mampu menjadi perguruan tinggi yang sehat,” pungkasnya.
Lihat juga...