BNPB Minta Potensi Bencana di Purworejo Dipeta Ulang

RABU, 22 JUNI 2016

YOGYAKARTA — Banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menjadi contoh tidak tepatnya pemetaan daerah rawan bencana oleh pemerintah daerah setempat. Karenanya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana meminta agar Pemerintah Kabupaten Purworejo segera memetakan ulang daerah rawan bencana di daerah tersebut dan segera membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA).

Ani Isgiati, Direkrur Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNP
Demikian diungkapkan Direktur Direkorat Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Ani Isgiati, saat ditemui usai membuka pembekalan fasilitator desa tangguh bencana di Yogyakarta, Rabu (22/6/2016). Selain kurang tepatnya pemetaan daerah rawan bencana, kata Ani, banyaknya korban jiwa dalam peristiwa longsor di Purworejo itu juga menunjukkan tidak adanya kesiapan masyarakat menghadapi bencana yang sebenarnya bisa lebih diantisiapasi melalui pemetaan daerah rawan bencana.
Karena itu, pihaknya meminta agar Pemkab Purworejo segera melaporkan daerah rawan bencana terbaru dan mengusulkan daerah yang sekiranya harus dibentuk desa tangguh bencana secepatnya. Kecuali Purworejo, Ani juga meminta hal yang sama untuk segera dilakukan di Kabupaten Kebumen. 
Menurut Ani, sebelum ini Pemkab Purworejo memang telah memetakan daerah rawan bencana dan membentuk destana. Sayangnya, pemetaan itu ternyata kurang tepat, karena pada pembentukan destana, tahun lalu, Purworejo justru memilih tsunami sebagai potensi bencana yang harus diantisipasi dan meminta pembentukan destana di pesisir laut. Ani menduga, permintaan untuk membentuk destana tsunami itu mungkin disebabkan potensi tsunami saat itu dirasa paling mungkin terjadi.
Ani menegaskan, pemetaan daerah rawan bencana sangat perlu dilakukan, agar masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana bisa lebih siap dan tahu cara menanggulangi dan bisa menyelamatkan diri sebelum bencana terjadi. 
“Dengan cara ini diharapkan, korban jiwa dalam sebuah bencana bisa diminimalisir”, pungkasnya. (koko)
Lihat juga...