Buaya Sering Muncul di Pantai, Warga Lewolaga Diminta Waspada

SELASA, 21 JUNI 2016

LARANTUKA — Seringnya muncul buaya di tepi pantai dan di laut di sekitar muara kali Lewolaga , Kecamatan Titehena Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur perlu diwaspadai warga sekitar, terutama  yang biasa mencari ikan dengan cara memanah dan juga menembak (Menyulo) di malam hari.
Munculnya buaya ini dianggap merupakan hal biasa bagi kepala desa Lewolaga, Nikolaus Beoang. Saat dihubungi media Selasa (21/6/2016) Niko sapaannya mengakui buaya-buaya ini sering muncul di pantai di desa mereka. ia menghimbau warga yang hendak mandi atau memancing agar tetap waspada dengan kehadiran buaya di pantai itu.
“Bagi warga biasa saja di sini. Kecuali kalau mandi di laut, memang perlu waspada juga,” kata Beoang.
Petani garam Lodovikus Luis da Silva yang ditemui Cendana News, Senin (201/6/2016) sore di pesisir pantai membenarkan hal ini.
“Pernah saat mancing cumi saat malam hari saya melihat buaya muncul di dekat sampan saya sehingga saya cepat-cepat mendayung dan kembali ke rumah,” ujar Luis.
Petani garam yang rumahnya hanya berjarak 10 meter dari bibir pantai  ini mengakui buaya-buaya tersebut memang sejak dahulu selalu ditemui muncul di muara kali di dekat muara Waidete.
“Kami tidak takut dan sudah biasa melihat buaya. Kalau kita tidak mengganggu, buaya-buaya ini juga tidak mengejar kita,” sebut Luis.
Dikisahkan pria yang sudah menetap di pantai Lewolaga sejak tahun 70-an ini, pernah di akhir bulan Mei ada beberapa pelaut asal Sulawesi hendak menangkap buaya saat malam hari namun tidak menemukan.
Saat pagi hari dan bangun, nelayan tersebut takut karena beberapa buaya sudah berkumpul di sekeliling perahu mereka yang ditambatkan di dekat pantai. Nelayan tersebut pun takut dan melarikan diri.
“Kalau kita menganggu mereka, pasti buaya tersebut akan mengejar dan memangsa kita,” pungkas Luis.
[Ebed De Rosary]
Lihat juga...