Isi Liburan Ratusan Remaja Katolik Pringsewu Gelar Akhir Pekan Rohani

MINGGU, 19 JUNI 2016

LAMPUNG — Isi kegiatan liburan, sekolah remaja katolik (Remaka) Paroki Pringsewu Keuskupan sufragan Tanjungkarang melakukan kegiatan weekend rohani yang dilakukan di luar ruangan. Kegiatan yang diikuti sebanyak 258 peserta dari siswa kelas 6 tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik dari wilayah Kabupaten Pringsewu serta kabupaten lain.
Ketua panitia, Agustinus Krisma Eko Purwono menyebutkan, kegiatan sengaja dilakukan di luar ruangan layaknya kegiatan perkemahan bersama di kawasan Talang Desa Fajaresuk, area irigasi peninggalan zaman Belanda, Stasi Padangbulan Kecamatan Pringsewu. Kegiatan Remaka yang diselenggarakan di paroki Pringsewu tersebut selain diikuti peserta dari wilayah paroki Pringsewu juga mengundang remaja muda katolik dari wilayah Pringsewu, Gisting,Kalirejo (Prigiskali).
Agustinus mengungkapkan, pertemuan Remaka Pringsewu merupakan rangkaian kegiatan tahun Kerahiman Ilahi yang dicanangkan Gereja Katolik. Sebagai remaja Katolik, peranan anak muda sangat penting sehingga perlu mengisi tahun kerahiman Ilahi. Khusus untuk kegiatan Remaka selama dua hari (18-19/6) sengaja dipilih tema “Kerahiman Allah Dalam Pribadiku”. 
Sebelum kegiatan dimulai sehari sebelumnya ratusan peserta telah mengikuti Misa pembukaan yang dipersembahkan oleh Rm.Fx.Joko Susilo SCJ.
“Perayaan misa sangat istimewa karena sekaligus melepas kepergian romo Lilo yang akan bertugas di tempat pelayanan baru di Paroki Cilandak Jakarta,”terang Agustinus panitia kegiatan yang tergabung dalam Tim Minggu Gembira saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu (19/6/2016).
Selain melibatkan seluruh remaja Katolik dari wilayah tuan rumah Pringsewu beberapa wilayah kabupaten diantaranya  kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Lampung Tengah juga dilibatkan. Keterlibatan remaja Katolik dari wilayah lain merupakan agenda tahunan yang selalu dilakukan secara bergantian dan pada tahun 2016 paroki Pringsewu didaulat menjadi tuan rumah.
Pertemuan bersama tersebut selain diisi dengan kegiatan indoor training yang diisi dengan materi kerohanian juga diisi dengan materi kegiatan out bound training. Kegiatan outbound training dilakukan di lapangan Talang serta saluran air peninggalan zaman Belanda yang berfungsi sebagai saluran irigasi bagi ratusan hektar lahan pertanian di Kabupaten Pringsewu. Para peserta bahkan rela berbasah ria di saluran air tersebut untuk kegiatan susur sungai secara bersama.
“Kegiatan alam terbuka merupakan rangkaian kegiatan dari beberapa kegiatan yang telah dijadwalkan dan ini sangat antusias diikuti oleh peserta yang berasal dari Paroki berbeda,”terangnya.
Kegiatan outbound menurut Agustinus dilakukan untuk melatih kepemimpinan, kerjasama tim, melatih tanggung jawab terhadap tugas yang diemban, menjadikan setiap orang memiliki kemampuan problem solving dengan strategi yang pas, belajar menghargai setiap pendapat orang lain dalam satu kelompok. Selain berfungsi untuk kehidupan sehari hari hasil dari materi out bound juga bermanfaat untuk kehidupan rohani sebagai remaja Katolik.
“Materi potensi diri yang dikemas dalam setiap permainan akan semakin menambah percaya diri peserta dan menumbuhkan kebersamaan serta semakin menambah kawan dari berbagai wilayah,”ungkapnya.
Selain memperdalam keimanan sebagai remaja Katolik, pertemuan dari beberapa wilayah kabupaten tersebut menurut Agustinus akan semakin mempererat persatuan remaka dari Priskagili.
Satu peserta dari Kalirejo, Stevanie(13) mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut selain mengisi kegiatan liburan untuk hal yang positif dirinya bisa menambah kawan dari wilayah lain yang seiman. Ia berharap kegiatan tahunan tersebut bisa terus rutin dilakukan dengan materi materi yang semakin beragam. Acara yang ditutup sore ini menurutnya akan menjadi kesan yang bisa dibagikan untuk keluarga sepulang mengikuti kegiatan weekend rohani Remaka paroki Pringsewu.
[Henk Widi]
Lihat juga...