Jasa Pengeboran Air Tanah di Balikpapan Harus Punya Izin dari BLH

SENIN, 20 JUNI 2016

BALIKPAPAN — Jasa pengeboran air di kota Balikpapan harus memiliki izin rekomendasi dari Badan Lingkungan Hidup dan izin Dinas Pertambangan Provinsi Kalimantan Timur. Hal itu dilakukan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan seperti beberapa waktu lalu, keluarnya semburan lumpur saat dilakukan pengeboran air. 

Kepala BLH Balikpapan
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Suryanto menjelaskan jasa pengeboran ataupun masyarakat yang ingin melakukan pengeboran sumur harus mendapatkan ijin dari BLH. Izin itu berupa rekomendasi dan UKL dari BLH dan jasa pengeboran harus miliki surat kualifikasi. 
“Kami minta seluruh pengeboran air bawah tanah minta ijin. Karena kontur tanah di Balikpapan kondisinya berbeda. Pengawasan atau persyaratannya harus didampingi lagi oleh ahli geologi,” ungkapnya saat ditemui di kantor BLH Balikpapan, Senin (20/6/2016).
dampak pengeboran air yang keluarkan lumpur dua minggu lalu di Balikpapan
Menurutnya, jasa pengeboran air tanah yang terdata di BLH ada sekitar 60 an dan kemungkinan ada jasa pengeboran yang belum memiliki izin. 
“Kami juga akan usul bantuan kepada provinsi untuk melakukan studi isi bawah tanah. Sehingga pada saat pengeboran dapat diketahui isi bawah tanah untuk menghindari semburan lumpur seperti sebelumnya,” pungkas Suryanto.
Untuk itu, pihaknya akan memantau dan menertibkan jasa pengeboran dan kontraktor yang akan melakukan pengeboran. (Ferry Cahyanti)
Lihat juga...