Masyarakat Lewokluok Harapkan Jalan Menuju Desa Wisata Diperbaiki

SELASA, 21 JUNI 2016

LARANTUKA — Jalan kabupaten menuju desa wisata Lewokluok kecamatan Demon Pagong kabupaten Flores Timur yang dalam 3 tahun terakhir mengalami kerusakan parah hingga kini belum mendapatkan perhatian. 
“Kami sudah usulkan namun pemerintah belum juga respon,”sebut Ketua lembaga Pemangku Adat desa Blepanawa, Yoseph Homenara Lein kepada Cendana News,Selasa (21/6/2016).
Disebutkan, jala wisata tersebut merupakan akses utama warga dalam melaksanakan ritual adat setiap tahunnya.
Kondisi jalan yang rusak sering menjadi pertanyaan wisatawan, terutama saat ramai kegiatan adat dilaksakan, seperti ritual adat Koke Bale beberapa waktu lalu.
Mantan pegawai PDAM Flores Timur ini heran, setiap tahun saat ada ritual adat semua pejabat dari bupati, wakil bupati, kepala dinas dan camat selalu datang namun mereka tidak menyinggung soal perbaikan jalan.
Mariatmo Lein anak muda asal desa Lewokluok pun mengeluhkan hal senada. Bagi guru SMP Lewolaga ini, seharusnya pemerintah memperbaiki infrastrktur jalan ke tempat-tempat wisata agar memudahkan wisatawan berkunjung.
“Kalau jalannya jelek siapa yang mau berkunjung sebab pasti ongkos mobil dan ojek akan mahal,”sebutnya.
Disaksikan Cendana News, kerusakan jalan semakin parah ketika mendekati desa Lewokluok. Semen yang dipakai sebagai pengganti aspal sudah terkelupas. Batu-batu bekas cor mulai terlepas dan berserakan di badan jalan.
Kondisi jalan yang menajak dan menurun sekitar 45 derajat menyebabkan pengendara sepeda motor harus berhati-hati sebab di sisi barat badan jalan berbatasan langsung dengan tebing terjal yang dipenuhi tanaman perkebunan milik warga desa.
[Ebed De Rosary]
Lihat juga...