Masyarakat Sayangkan Pasar Sembako Murah yang Belum Sentuh Wilayah Pedesaan

SABTU, 18 JUNI 2016

SUMENEP — Belum menyentuhnya pasar sembako murah ke wilayah pedesaan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sangat disayangkan oleh masyarakat daerah setempat. Sampai sekarang operasi pasar tersebut hanya dilaksanakan di perkotaan saja, sehingga masyarakat yang ada di desa belum bisa menikmati harga sembako murah dari pemerintah.
Pada umumnya masyarakat yang ada di pedesaan juga sangat menginginkan adanya operasi pasar di desanya, karena selama ini mereka juga telah membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang serba naik. 
“Kami sebagai masyarakat yang tinggal di pedesaan sangat menyayangkan tidak adanya pasar sembako murah ke wilayah desa. Padahal mereka juga sangat mebutuhkan, sebab kenaikan harga sembako bukan hanya terjadi di wilayah kota saja, tetapi harga sembako di desa juga mengalami kenaikan,”kata Ahmad Sa’ei, salah seorang Tokoh Masyarakat Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Sabtu (18/6/2016).
Disebutkan, bahwa kegiatan operasi pasar di daerah ini memang sudah ada sejak bulan suci Ramadhan, tetapi itu hanya digelar di beberapa titik yang ada di wilayah kota. Padahal secara kebutuhan antara masyarakat pedesaan maupun perkotaan tidak ada bedanya, bahkan secara dampak kenaikan harga sembako juga mengalami hal yang sama.
“Mestinya pemerintah juga memperhatikan masyarakat yang ada di desa dengan naiknya harga berbagai kebutuhan pokok. Jadi seharusnya masyarakat pedesaan juga disentuh dengan pasar sembako murah,” jelasnya.
Mereka berharap pemerintah daerah juga turun tangan melaksanakan operasi pasar ke wilayah pedesaan, supaya di bulan suci Ramadhan ini mereka bisa merasakan barang murah di saat kondisi harga sembako sedang melambung tinggi. karena pasar murah tersebut merupakan jalan satu-satunya untuk meringakan beban masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok. 
[M. Fahrul]
Lihat juga...