Nelayan Rumput Laut Maluku Butuh Sentuhan Pemerintah

SABTU, 18 JUNI 2016

AMBON — Pemerhati masalah sosial kemasyarakatan, Husni Sanaky, meminta Pemerintah Daerah Provinsi Maluku agar lebih serius memperhatikan masyarakat kelompok nelayan budidaya rumput laut.
Kepada Cendana News di Ambon Sabtu (18/6/2016), Husni mengatakan, selama ini  para kelompok nelayan rumput laut di kabupaten dan kota di Maluku masih minim perhatian dalam mengembangkan usaha mereka.
“Harus ada sentuhan dari pemerintah daerah dalam bentuk bantuan modal agar para kelompok nelayan dapat  mengembangkan usaha mereka,” ujarnya.
Menurutnya, eksistensi para kelompok nelayan di kabupate dan kota utamanya masyarakat di pesisir Maluku hanya melaksanakan budidaya rumput laut secara alami, dan jarang mendapat bantuan pemerintah.
“Padahal jika para kerlompok nelayan itu dibantu maka justru akan menubuhkan perekonomian mereka. Usaha nelayan rumput laut di Maluku kerap terhambat karena kurang ada bantuan anggaran operasional misalnya dari pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia mengemukakan, keberadaan nelayan rumput laut dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan di Maluku sekaligus dapat mengurangi angka kemiskinan yang masih mendera masyarakat di provinsi seriubu pulau tersebut.
“Banyak kelompok nelayan di kabupaten dan kota di Maluku yang dibentuk masyarakat, ada yang bertahan tapi sebaliknya ada pula yang terpaksa gulung tikar atau mati, karena tidak ada bantuan pemerintah untuk mengembangkan usaha budidaya rumput laut mereka. Jadi sudah saatnya, pemerintah daerah lebih serius melihat hal ini,” pintanya.
Menurutnya, kadang kala ada bantuan dari pemerintah yang diberikan kepada sebagian kelompok nelayan rumput laut di desa-desa dalam bentuk tali dan bibit rumput laut, tapi kerap terbentur dengan cuaca sehingga gagal dalam dibudidayakan.
Husni menambahkan, hasil panen para nelayan rumput laut di daerah-daerah pesisir di Maluku juga dijual dengan harga seadanya ke pengusaha lokal. Bahkan harganya pun tidak sesuai.
“Belum ada peraturan daerah yang mengatur tentang pemasaran rumput laut. Ini kemudian terjadi permainan harga di pasar. Karena ada pengusaha yang membeli rumput laut kering per kilogram mulai Rp7.000 – Rp10.000 rupiah,” pungkasnya.
[Samad Vanath Sallatalohy]
Lihat juga...