Pemda Sumenep Belum Berani Keluarkan Kebijakan Mobdin untuk Mudik

SELASA, 21 JUNI 2016

SUMENEP — Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih belum bisa memberikan kebijakan mengenai penggunaan Mobil Dinas (Mobdin) yang digunakan mudik oleh pejabat terkait. Pasalnya hingga saat ini masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat maupun provinsi yang dikirimkan ke daerah secara tertulis.
Kebijakan penggunaan Mobil Dinas (Mondin) untuk kepentingan mudik oleh masing-masing pejabat yang bersangkutan bukan merupakan kewenangan pemerintah daerah, tetapi melainkan kementerian terkait ataupun Pemerintah Provinsi (Pemprov). Sehingga sampai sekarang masih menunggu kebijakan secara resmi apakah diperbolehkan atau dilarang untuk digunakan mudik lebaran.
“Kami masih menunggu ketentuan dari pemerintah, karena mobil dinas itu sudah diserahkan oleh pemerintah daerah ke masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah dan sudah dipasrahkan penggunaannya,” kata Hadi Soetarto, Sekretaris Daerah, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Senin (21/6/2016).
Disebutkan, sampai sekarang ini masih belum mengeluarkan kebijakan apapun tentang mobdin tersebut, sehingga nantinya akan menyesuaikan dengan apa yang ditentukan oleh pemerintah.
“Kami nanti akan menyesuaikan kebijakan pemerintah, maka ketika ada instruksi pemerintah provinsi maupun kementerian yang melarang pasti kami ikuti, tapi sampai sekarang masih belum ada,” jelasnya.
Sampai sekarang pihaknya masih menunggu kebijakan apapun yang dikeluarkan oleh pemerintah tentang penggunaan mobil dinas yang digunakan mudik, namun yang terpenting instruksi tersebut disampaikan secara tertulis kepada pemerintah daerah. Maka pihaknya akan melanjutkan instruksi tersebut kepada pejabat yang memiliki infentaris mobil dinas.
[M. Fahrul]
Lihat juga...