PT. ASDP Siapkan Ratusan CCTV di Pelabuhan Bakauheni Selama Arus Balik

SENIN, 20 JUNI 2016

LAMPUNG — Pantau aktifitas penumpang di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan antisipasi tindakan kriminalitas yang kemungkinan terjadi di area pelabuhan selama arus mudik dan arus balik liburan PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bakauheni menyiapkan ratusan unit Closed Circuit Television (cctv).

Keberadaan fasilitas Cctv yang berada di area Pelabuhan Bakauheni tersebut  menurut General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Eddy Hermawan dilakukan untuk menghadapi angkutan mudik dan balik lebaran tahun ini. Bahkkan ASDP yang sebelumnya memasang sebanyak 51 Cctv yang tersebar di seluruh penjuru Pelabuhan kini menambah jumlah Cctv di area pelabuhan di Pulau Sumatera tersebut.
“Kita akan pasang di beberapa titik untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jasa pelayaran saat berada di area pelabuhan baik di loket pembelian tiket, area gangway serta ruang tunggu penumpang sebelum dan sesudah naik ke kapal,”ungkapnya saat dikonfirmasi media Cendananews.com di Bakauheni, Senin (20/6/2016).
Cctv tersebut difokuskan pada titik-titik arus lalulintas masuk dan keluar Pelabuhan, dermaga, gangway, area dermaga serta titik-titik kantong parkir yang selama ini sering diindikasi dikeluhkan oleh pengguna jasa menjadi tempat terjadinya pungutan liar oleh sejumlah oknum di pelabuhan.
Keberadaan Cctv tersebut diharapkan akan memantau aktifitas di area Pelabuhan termasuk kejadian kejadian kriminalitas maupun kejadian yang membuat tidak nyaman pengguna jasa pelabuhan. Ia juga mengaku selain mengandalkan tekhnologi cctv tersebut tetap berkoordinasi dengan pihak keamanan dan kepolisian untuk menjaga keamanan area pelabuhan. 
Terkait pengamanan area pelabuhan menggunakan fasilitas cctv tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, AKP Parhan, mengungkapkan akan melakukan pengawasan menerjunkan personil kepolisian di sejumlah area pelabuhan terutama di area tangga kedatangan penumpang di Pelabuhan Bakauheni,area kantong parkir,area loket pembelian tiket.
“Pemeriksaan oleh anggota kita tetap kita lakukan meski sudah ada fasilitas cctv terutama di titik-titik yang harus diwaspadai di area pelabuhan untuk mengantisipasi tindak kejahatan”ungkap AKP Parhan.
Pengawasan dilakukan diantaranya mengantisipasi kejahatan pencopetan, hipnotis atau gendam, pemalakan serta aksi-aksi kejahatan yang kemungkinan dialami oleh calon penumpang kapal roll on roll off yang turun dari Pelabuhan Merak Banten maupun naik dari Pelabuhan Bakauheni. Namun ia memastikan saat ini kondisi pelabuhan Bakauheni terpantau dalam kondisi aman dan jika ada peristiwa terkait kejahatan di area pelabuhan segera bisa diatasi.
“Saat ini dengan adanya sistem tiket elektronik mengharuskan orang yang bekerja di pelabuhan memiliki sidik jari sehingga orang tak berkepentingan di area pelabuhan tidak bisa masuk”ungkapnya.
Sistem tiket elektronik juga semakin memudahkan pihak kepolisian dan ASDP untuk mengetahui identitas orang-orang yang masuk ke Pelabuhan Bakauheni. Pemeriksaan pun dilakukan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni meminimalisir pihak tak bertanggungjawab masuk di area objek vital negara tersebut.
Selama ini berbagai aktifitas di area pelabuhan serta berbagai peristiwa yang terjadi di pelabuhan Bakauheni terpantau ratusan cctv diantaranya kejadian pencopetan serta kejadian lain di area pelabuhan Bakauheni.
Menurut petugas bagian IT PT. ASDP, Aris Waryanto, semua peristiwa yang terpantau melalui cctv terhubung ke PT. ASDP pusat serta pihak terkait. Meski berjumlah ratusan namun hanya beberapa cctv yang terpasang dan terlihat namun beberapa diantaranya sengaja terpasang tersembunyi.
“Semua peristiwa selain terpantau melalui cctv juga otomatis terekam karena sebagian bisa menjadi barang bukti jika ada pelaku tindak kejahatan di area pelabuhan”ungkapnya.
Penggunaan cctv tersebut selama ini efektif dilakukan untuk mengurangi tindak kejahatan di pelabuhan dan petugas pengawas akan segera melaporkan ke pihak security dan pihak berwajib jika menemukan aktifitas mencurigakan terpantau melalui cctv. (Henk Widi)
Lihat juga...