Sasar Nelayan dan Pekerja Pelabuhan, Pasar Murah Digelar di Menara Siger

SELASA, 21 JUNI 2016

LAMPUNG — Sasar masyarakat nelayan di wilayah pesisir Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan serta pekerja sektor informal di Pelabuhan Bakauheni Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyelenggarakan pasar murah dan bahan pokok lain di Menara Siger. Ribuan warga di sekitar pesisir Bakauheni dan Pelabuhan Bakauheni bahkan menyerbu lokasi pasar murah tepat di depan Menara Siger Lampung Selatan yang dibuka sejak pagi.

Operasi Pasar Murah (OPM) bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan. Operasi pasar murah yang digagas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di Lapangan Korpri, Kalianda tersebut diantaranya menjual berbagai bahan kebutuhan masyarakat sepanjang Bulan Ramadhan berupa kebutuhan pokok warga selama bulan Ramadhan.
Pasar murah yang langsung dibuka oleh Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan tersebut menggandeng beberapa pihak diantaranya produsen minyak goreng, gula merah, gula putih, pengusaha peternakan sapi potong, beberapa waralaba serta beberapa pedagang skala besar serta Pertamina.
Pasar murah yang  oleh Dinas Koperasi Industri Perdagangan Usaha Kecil dan Menengah Lampung Selatan tersebut diminati  masyarakat sekitar karena harga jual kebutuhan pokok yang lebih murah dibanding dengan harga jual dipasar umum.
“Saya membeli berbagai macam kebutuhan dapur dan semoga bisa digunakan hingga menjelang lebaran nanti karena harga di pasaran lebih mahal dibandingkan di operasi pasar murah ini”ungkap salah satu warga Bakauheni, Indah (30), yang membeli beberapa kebutuhan pokok dalam operasi pasar murah tersebut, Selasa (21/6/2016)
Ibu rumah tangga ini mengaku lebih memilih memborong barang kebutuhan di pasar murah dibanding di pasar karena harga jual sejumlah kebutuhan pokok dipasar murah yang digagas oleh pemerintah kabupaten Lampung Selatan tersebut lebih murah sekitar 20 persen.
“Pelaksanaan pasar murah ini kalau bisa dilakukan tidak hanya sekali saja karena setelah saya membeli di sini harganya lebih murah, lebih hemat, sayang saya tidak banyak membawa uang dan membeli yang penting saja,” katanya.
Berdasarkan keterangan pihak panitia dari dinas koperasi dan perdagangan, berbagai jenis kebutuhan pokok yang dijual dipasar murah tersebut diantaranya gas LPG ukuran 3 kilogram atau tabung melon yang dipasaran harganya mencapai 21 ribu per tabung, disini dijual hanya 17 ribu per tabung.
Selain bahan bakar gas, bekerjasama dengan pengusaha penggemukan sapi,dijual juga daging sapi yang dipasar dijual seharga 120 ribu perkilo, di pasar murah hanya dijual 80 ribu perkilogram. Beras kualitas sedang yang  dipasar dijual 11 ribu perkilogram di pasar murah hanya  dijual seharga Rp7.500,- perkilogram.
Sementara kebutuhan lainnya diantaranya minyak goreng kemasan dipasaran dijual 14-15 ribu perkilorgram, di pasar dadakan dijual seharga 12 ribu rupiah perkilogram. Selain menjual produk tersebut oleh beberapa pihak yang terlibat diantaranya juga  dijual gula pasir ukuran 1 kilogram, mentega, nata decoco, bawang merah, bawang putih, baju muslimah dan kebutuhan lainnya yang dijual dibawah harga pasaran.
Pasar murah yang pertama kali dilakukan Pemkab selama Ramadhan 1437 Hijriyah tersebut rencananya akan digelar beberapa hari di sejumlah kecamatan di Lampung Selatan diantaranya di Kecamatan Bakauheni, Kecamatan Ketapang, Kecamatan Penengahan serta beberapa kecamatan lain. Pemkab sejauh ini bekerja sama dengan salah satu waralaba besar di Lampung Selatan yang juga menjual kebutuhan masyarakat.
Salah satu pihak yang berpartisipasi dalam operasi pasar murah di Menara Siger diantaranya PTPN VII menyediakan sebanyak 7,5 ton gula putih yang sudah habis diserbu masyarakat setelah pasar murah  dibuka oleh bupati Lampung Selatan. Masyarakat Bakauheni yang sebagian besar nelayan dan pekerja sektor informal pelabuhan bahkan terlihat antusias membeli kebutuhan pokok yang disiapkan oleh panitia.
Sementara kebutuhan pokok lain yang diserbu masyarakat diantaranya telur ayam ras yang dijuak dengan harga 18 ribu yang dijual oleh pihak Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan. Kepala Dinas Peternakan Lampung Selatan Cecep Khaerudin mengungkapkan selama kegiatan pasar murah menyiapkan sebanyak 5 ton lebih telur ayam ras dan rata-rata 8 kuintal daging sapi. Tingginya permintaan dari masyarakat membuat masyarakat rela berdesak-desakan di pasar murah tersebut.(Henk Widi)
Lihat juga...