SMAN 1 Manado Berduka, Seorang Guru Tewas Tertimpa Gardu Listrik

SELASA, 21 JUNI 2016

MANADO — Civitas akademika sekolah menengah atas (SMA) Negeri 1 Manado berduka, Selasa (21/06/2016) pagi seorang guru SMAN 1 menjadi korban cuaca ekstrim di Manado.
Meity Mawuntu guru SMKN 1 Manado yang tinggal di Desa Sea Jaga 1 menjadi korban pohon dan gardu serta tiang listrik yang menimpanya saat melintas di jalan Sea pada Selasa (21/06/2016). Saat kejadian korban bersama keluarga lainnya yang berada di dalam minibus berjumlah 5 orang, namun korban yang mengendarai kendaraan tidak bisa selamat sedangkan 4 anggota keluarganya selamat meski harus terluka dan dirawat di rumah sakit Prof Kandouw Manado.
“Waktu itu Torang tidak menyangka ada tiang dan gardu listrik roboh, kendaraan melaju seperti biasa, nanti terdengar bunyi kuat dan menimpa kendaraan, kami baru sadar ibu Meity jadi korban karena sedang mengemudi,”ungkap Meidy kerabat korban yang ditemui di rumah sakit Prof Kandouw Selasa (21/06/2016).
Sementara itu Humas PT PLN Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) Jantje Rau ketika di konfirmasi soal kejadian ini mengatakan, sangat prihatin dengan musibah yang menimpa korban, memang saat kejadian pohon tumbang dan menimpa jaringan PLN sehingga roboh dan mengendarai kendaraan yang melintas.
“Kami menghimbau kepada semua petugas pln siaga memonitor kondisi jaringan dan gardu, segera lakukan perbaikan, pemulihan sistem penyaluran listrik yg terganggu serta memperhatikan K3. Diimbau juga pada masyarakat untuk memberikan informasi jika terjadi pemadaman dgn menyampaikan alamat yg jelas serta identitas pelapor,”ungkap Jantje.
[Ishak Kusrant] 
Lihat juga...