Transportasi Laut Masih Jadi Kendala Masyarakat Pulau Raas

MINGGU, 19 JUNI 2016
SUMENEP — Transportasi masih menjadi kendala tersendiri bagi masyarakat kepualauan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terutama saat mudik lebaran. 
Menjelang lebaran, hal tersebut kembali menghantui perantau dari kepulauan Raas untuk pulang kampung. Biasanya mereka memilih menunggu kapal di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, karena di jalur itu akan lebih mempermudah mendapatkan alat transportasi menuju pulau tersebut. 
Pemudik dari Jangkar menuju Pulau Raas mulai pertengahan ramadhan hingga menjelang lebaran sudah membludak, bahkan tak jarang para penumpang banyak yang terlantar akibat tidak kebagian tempat di kapal. Jika tidak naik perahu kayu terpaksa harus menunggu keberangkatan kapal berikutnya dengan cara bertahan di pelabuhan dengan bekal seadanya.
“Kami minta kedepan tidak ada istilah pilih kasih serta kekurangan kapal, karena itu harus di antisipasi sejak awal oleh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah ,”kata Suryadi Syah, salah seorang Tokoh Pemuda Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Minggu (19/6/2016).
Tidak hanya sarana transportasi, para pemudik juga menyayangkan program pemerintah yang lebih banyak difokuskan kepada warga perkotaan, padahal mereka juga sama-sama membutuhkan, seperti halnya mudik gratis.
“Kami merasa kecewa kepada pemerintah yang tidak pernah memberikan mudik gratis terhadap masyarakat Pulau Raas. Karena banyak mereka yang merantau membutuhkan transportasi saat menjelang lebaran, namun itu belum menjadi perhatian sama sekali, padahal bukan hanya dengan jumlah sedikit, sebab masyarakat pulau yang ada di luar daerah cukup banyak,” tutupnya. (M. Fahrul)
Lihat juga...