Yaqin Ajarkan Hapal Al-Quran dengan Otak Kanan

MINGGU, 19 JUNI 2016

SURABAYA — Dalam nuansa Ramadhan, Yayasan Syafa’atul Quran Indonesia (Yaqin) menghelat acara inovasi dalam pembelajaran Al-Quran dengan menggunakan otak kanan. Sebanyak 1.350 peserta mengikuti acara yang diberi nama Cinta Al-Quran.
Ketua YAQIN dan Direktur WAFA, Mohammad Yamin menjelaskan, peserta yang hadir bersama belajar menghafal dan menerjemahkan Al Qur’an dengan otak kanan, yang dikembangkan WAFA. Tidak dengan otak kiri seperti yang selama ini dipelajari.
“Dengan otak kanan, kecepatan belajar lebih bisa dioptimalkan. Pemahaman dan hafalan juga lebih mudah menjaganya. Metode ini menyentuh sisi imajinasi. Sehingga memanfaatkan kekuatan cerita, kreatifitas, hingga lagu,” jelas Yamin saat ditemui di ruang Ash Shofa, kompleks Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (19/6/2016).
Metode WAFA sendiri saat ini sudah dimanfaatkan oleh 41.064 santri di 20 propinsi, 77 kabupaten-kota. “Salah satu warisan filosofi kehidupan yang akrab di masyarakat adalah ‘moco Qur’an sak maknane’ atau membaca Qur’an dengan memahami maknanya. Kami ingin budaya baik ini terjaga. Bahkan terus kita kembangkan sebagai landasan kehidupan yang lebih baik bagi Indonesia”, ujarnya.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf yang hadir dalam acara ini menyambut baik. “Saya pikir, ini adalah inovasi untuk mempercepat pembelajaran Quran yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini,” pungkasnya.
Peserta yang berasal dari kabupaten kota se Jawa Timur ini diajak mendalami Al Quran secara komprehensif. Tak sekedar mengetahui arti penting kitab suci, tapi juga diajari cara melantunkannya dengan lagu hijaz, menghafal, menerjemahkan, dan memahami maknanya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jatim, KH Muhammad Shaleh Drehem, Pakar Quantum Tahfidz KH Mudawi Ma’arif, dan Master Trainer Nasional Quantum Tarjamah, Ust Ahmad Faiz Khudlori Toha.
[Charolin Pebrianti]
Lihat juga...