Peringati Sumpah Pemuda GMNI Soroti Tiga Program Unggulan Bupati Sikka

JUMAT, 28 OKTOBER 2016

MAUMERE — Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober, Gerakan Mahasiswa Naaional Indonesia (GMNI) cabang Sikka melaksanakan aksi mimbar bebas di patung Teka Iku Jalan Achmad Yani Maumere, Jumat (28/10/2016).
“Tiga program unggulan bupati dan wakil bupati paket Ansar hanya sekedar retorika, belum membawa perubahan dan kesejahteraan bagi masyarakat  Sikka,” ujar Frid Naga.
Di lokasi aksi ia mengatakan, 3 program unggulan paket Ansar yakni Pertanian, Perikanan dan Pariwisata dinilai sekedar program yang hanya menghabiskan anggaran tanpa membawa dampak positif bagi masyarakat.
Dicontohkan Frid, di bidang pariwisata destinasi wisata pantai Koka dan Tanjung Kajuwulu masih belum ditata. Wisatawan yang mengunjungi kedua destinaai wisata ini sering diperas oknum yang mengaku pemilik tanah.Tidak ada MCK dan tempat berteduh serta tempat sampah di kedua destinasi ini.
“Dananya banyak tapi kenapa tidak dipakai membenahi dua destinasi wisata ini agar bisa mendatangkan pendapatan bagi daerah,” tuturnya.
Salah satu orator menilai, pemda Sikka lebih sibuk menghabiskan dana membangun gedung dan monumen seperti Sikka Inovation Center, Sikka Convention Center, monumen tsunami, serta kantor bupati Sikka yang baru.
“Dananya lebih banyak dipakai untuk bangun gedung dan kantor bupati yang megah bernilai puluhan miliar rupiah dan tidak fokus kerja sesuai program unggulan yang akhirnya terbengkelai,” terangnya.
Maria Fatima anggota GMNI Sikka lainnya kepada Cendana News saat aksi mengkritik perilaku sebagian generasi muda di Sikka yang hanya berfoya-foya menghabiskan harta orang tua. Harusnya kaum muda bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kaum muda sebut Marua bisa memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kondisi Sikka saat ini. Tour de Flores 2016 memakai banyak dana dengan mengorbankan pembangunan sarana kesehatan dan pendidikan.
“DPRD Sikka juga hanya mementingkan kepentingan partai dan kelompoknya tanpa peduli usulan dan permintaan masyarakat yang berujung kesejahteraan,” pungkasnya.

Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed De Rosary

Lihat juga...