Barito Kuala Gelar Turnamen Futsal Bupati Cup III

RABU, 28 DESEMBER 2016

MARABAHAN — Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata, beserta Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan menggelar turnamen futsal Bupati Cup III. Turnamen ini dalam rangkaian memeriahkan Hari Jadi ke-57 Kabupaten Barito Kuala (Batola). Sebanyak 32 klub mengikuti turnamen Bupati Cup III yang dilaksanakan di Nipures Indoor Futsal, Kota Marabahan, Ibu Kota Kabupaten Barito Kuala. Panitia menggelar pertandingan selama dua hari, Rabu dan Kamis (28-29/12/2016). Dalam pembukaan itu, turut hadir Kepala Disporbudpar Barito Kuala, H Mahali, Sekretaris KONI Barito Kuala, H Azrul Aswad, dan Ketua DPD AMPI Barito Kuala, Hery Sasmita.

Pembukaan turnamen futsal Bupati Cup III di Marabahan.

Kepala Disporbudpar Batola, H Mahali, mengapresiasi atas digelarnya turnamen futsal ini. Menurut dia, banyaknya peserta mengkonfirmasi bahwa olahraga futsal sangat diminati para generasi muda di Batola.

“Selama tiga tahun terakhir jenis olahraga ini berkembang sangat pesat, lebih-lebih adanya keterlibatan AMPI dalam setiap kegiatannya,” ujar Mahali saat membuka turnamen futsal Bupati Cup III, Rabu (28/12/2016).

Mahali berasumsi olahraga futsal sangat bermanfaat meningkatkan kesehatan dan teknik menggocek bola. Ia mengajak genarasi muda bersama-sama lebih memasyarakatkan futsal seiring makin populer jenis olahraga itu.

“Saya harap atlet futsal asal Batola bukan hanya di tingkat lokal, bahkan kalau bisa menasional,” ujarnya.

Mahali menyatakan sanggup mendukung pengembangan olahraga futsal di Barito Kuala. Ia berjanji mengusulkan bantuan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memberikan fasilitas sarana prasarana jenis olahraga futsal di Barito Kuala.

“Selama ini kita sudah memperjuangkan sarana olahraga sepak bola. Mudah-mudahan di 2017 nanti kembali mendapatkan bantuan dari pusat,” kata Mahali.

Mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Barito Kuala itu menambahkan, kompetisi futsal bermanfaat sebagai pembinaan bibit-bibit atlet sekaligus memacu penggemar futsal menyalurkan bakat. Selain itu, menurut dia, kegiatan ini menjadi pilihan yang baik dan positif bagi generasi muda dalam menghindari perbuatan negatif, seperti terlibat narkoba, mabuk-mabukan, pergaulan bebas, perkelahian dan perilaku terlarang lainnya. Antusiasme peserta yang mendaftar tak hanya dari ibu kota kabupaten dan kecamatan yang memiliki fasilitas lapangan, namun peserta asal kecamatan pelosok pun ikut serta, seperti Tabukan, Rantau Badauh, dan lainnya.

“Anehnya, peserta dari kecamatan pinggiran yang relatif mampu lolos hingga posisi 10 besar, bahkan tiga besar,” ujar Ketua AMPI Barito Kuala, Hery Sasmita.

Jurnalis: Diananta P. Sumedi / Editor: Satmoko / Foto: Diananta P. Sumedi

Lihat juga...