Butuh Dana 400 Miliar Per Kilometer, Jalur Kereta Api Yogyakarta-Magelang Selesai 2020

SELASA, 27 DESEMBER 2016

YOGYAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Samadi, menyatakan, rencana pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Yogyakarta dan Magelang kemungkinan baru akan dapat selesai paling cepat pada 2020-2021 mendatang. Hal itu disebabkan karena besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan proyek tersebut.

Menhub, Budi Karya Samadi, dalam kunjungan ke Yogyakarta, hari ini.

Budi Karya menyebut, berdasarkan kalkulasi yang ada, anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan proyek jalur kereta api Yogyakarta-Magelang sangat besar, mencapai Rp 400 miliar per 1 kilometernya. Baik itu untuk pembebasan lahan maupun pembangunan jalurnya. Padahal total jarak jalur kereta api ini diperkirakan sekitar 40 kilometer.

“Untuk eksekusi mungkin masih agak lama. Karena kita masih butuh dana banyak sekali, termasuk untuk pembebasan tanah. Kemungkinan tahuan 2020-2021 baru bisa selesai. Satu kilo itu kita butuh dana sekitar Rp 400 miliar, Anda hitung sendiri saja berapa yang dibutuhkan, untuk membuat jalur sepanjang sekitar 40 kilometer,” katanya di Stasiun Tugu Yogyakarta, Selasa (27/12/2016).

Lebih lanjut Menhub menyatakan, kemungkinan besar jalur kereta api yang memghubungkan Yogyakarta-Magelang ini, akan memakai jalur baru. Pasalnya, jalur kereta api lama yang menghubungkan Yogyakarta- Magelang, dinilai sudah tidak memungkinkan untuk dihidupkan atau digunakan kembali. Hal itu terjadi karena sebagian jalur telah digunakan untuk pemukinan penduduk ataupun digunakan untuk fungsi lainnya.

“Besar kemungkinan akan memakai jalur baru. Tapi kita masih mau lihat apakah akan pakai investor dari dalam atau luar negeri. Masih akan kita tinjau. Yang jelas,  jalur lama sudah tidak mungkin digunakan lagi. Karena sudah padat penduduk. Memang secara teknis bagus. Tapi masalah sosialnya dan masalah hukumnya banyak,” ujarnya.

Kementerian Perhubungan memang tengah berencana menghidupkan kembali jalur kereta api Yogyakarta-Magelang yang telah berhenti beroperasi sejak tahun 1978. Jalur kereta api ini dihidupkan kembali dalam rangka mendorong pertumbuhan industri pariwisata di kawasan Magelang, khususnya di lokasi wisata candi Borobudur. Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah sendiri termasuk salah satu destinasi wisata utama di Indonesia. Namun persoalan terkait akses transportasi menuju lokasi yang kurang memadai, selama ini masih menjadi kendala tersendiri untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur tersebut.

Jurnalis: Jatmika H Kusmargana / Editor: Satmoko / Foto: Jatmika H Kusmargana

Lihat juga...