Didik Nini Thowok Ajak Generasi Muda Bijak Pahami Keberagaman di Indonesia

KAMIS, 29 DESEMBER 2016

MALANG — Indonesia memiliki seni yang beragam, ada yang dipengaruhi Hindu seperti kesenian di Bali, ada yang dipengaruhi kejawen dengan berbagai ritualnya dan ada juga yang dipengaruhi Islam seperti tari yang ada di Aceh. Hal tersebut disampaikan Didik Nini Thowok saat menjadi pembicara dalam acara Rembug Budaya Menemukan Kembali Indonesia, Kamis (29/12/2016).

Didik Nini Thowok menyampaikan setiap tradisi mempunyai aturan sendiri dan selayaknya masyarakat menjaga keberagaman.

“Setiap tradisi dan seni di Indonesia yang sangat kompleks dan beragam tersebut punya aturannya sendiri-sendiri sehingga jangan sampai dicampuradukkan karena kita harus menghargai tradisi mereka masing-masing,” ungkapnya.

Menurutnya, tradisi dan seni Indonesia sangat diapresiasi  peneliti dan budayawan dari luar negeri. Tapi kenapa justru dari bangsa sendiri tidak memberikan apresiasi. Lebih lanjut ia mengatakan, dirinya dulu adalah seorang dosen, tapi kemudian keluar karena ingin menjadi seniman yang bebas dan bisa blusukan ke mana saja. Bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat dan ia juga bisa mengikuti ritual dari berbagai macam kesenian sehingga membuka wawasan kesenian dan tradisi di Indonesia sangat luar biasa. Belum ada yang menandingi.

“Setelah banyak negara yang saya datangi untuk memamerkan seni budaya Indonesia, ternyata belum ada yang menandingi sehingga saya bisa bangga menjadi seniman dan penari Indonesia,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Didik mengimbau para generasi muda khususnya mahasiswa agar lebih bijak dalam memahami keberagaman di Indonesia.

Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor: Satmoko / Foto: Agus Nurchaliq

Lihat juga...