Jelang Tahun Baru 2017, Arus Penumpang Kapal Roro di Bakauheni Terus Meningkat

SABTU, 31 DESEMBER 2016

LAMPUNG — Arus kedatangan penumpang pejalan kaki dari Pelabuhan Merak Banten menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung terus mengalami peningkatan jelang akhir tahun ini. Liburan panjang akhir pekan sekaligus disambung libur tahun baru 2017, membuat penumpang Kapal Roll on Roll off (Roro) di Pelabuhan Bakauheni dan sebaliknya di Pelabuhan Merak meningkat dibanding hari biasa.
Salah-satu Kapal Roro yang beroperasi jelang tahun baru 2017.
Peningkatan arus kedatangan penumpang pejalan kaki dari beberapa kota di Pulau Jawa terpantau sejak Jumat malam (30/12/2016) hingga Sabtu (31/12/2016) subuh, tadi, di Pelabuhan Bakauheni. Sementara, penumpang dari Pelabuhan Merak terpaksa menunggu di lobi pembelian tiket untuk menunggu keberangkatan kapal pada subuh hari, dengan prediksi sampai di Pelabuhan Bakauheni Lampung pada malam hari.
Menurut salah-satu petugas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Merak, Radmiadi, ribuan penumpang pejalan kaki yang akan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni Lampung sengaja bermalam di tempat yang disediakan. PT ASDP Merak bahkan menyediakan tenda khusus yang bisa digunakan oleh para calon penumpang untuk beristirahat, sebelum memutuskan membeli tiket pada dini hari, dengan harapan sampai di Bakauheni pada pagi hari.
Sementara itu, sebagian penumpang yang telah tiba di Pelabuhan Bakauheni juga terlihat menunggu di lobi kedatangan penumpang pejalan kaki dan beristirahat di ruangan khusus yang disiapkan oleh PT ASDP Cabang Bakauheni.
Antiran penumpang di Pelabuhan Merak Banten.
“Tren kedatangan calon penumpang terutama beberapa pegawai yang berlibur akhir pekan tiba secara bersamaan di Pelabuhan Merak dari beberapa kota di Jawa, lalu menyeberang ke Bakauheni jelang subuh dengan memperhitungkan faktor keamanan,” ungkap Radmiadi, saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu (31/12/2016), subuh hari, tadi.
Ratusan penumpang yang telah tiba di Pelabuhan Bakauheni, terlihat menyempatkan diri beristirahat di sejumlah ruangan yang disediakan PT ASDP Cabang Bakauheni. Hamparan karpet disediakan khusus oleh PT ASDP Cabang Bakauheni lengkap dengan fasilitas kipas angin, mesin pemanas air untuk membuat minuman lengkap dengan kopi dan teh yang disediakan secara Cuma-cuma. Pelayanan bagi penumpang pejalan kaki yang baru datang dari Pelabuhan Merak juga diberlakukan bagi penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Jawa dari Pelabuhan Bakauheni dengan menyediakan lobi khusus penumpang.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Eddy Hermawan menegaskan, saat ini PT ASDP Cabang Bakauheni telah menyiapkan berbagai fasilitas menghadapi lonjakan kedatangan penumpang pengguna jasa pelayaran kapal di lintasan Selat Sunda. Beberapa fasilitas tersebut di antaranya penambahan beberapa tenda khusus calon penumpang pengguna kendaraan roda dua, untuk menghindari kepanasan dan kehujanan serta penambahan jumlah gardu loket pembelian tiket permanen dengan menambah sekitar 4 unit loket portable.
Sejumlah penumpang yang baru saja tiba di Pelabuhan Bakauheni.
Selain penambahan jumlah loket pembelian tiket bagi kendaraan roda dua dan roda empat, sejumlah loket penjualan tiket penumpang pejalan kaki juga ditambah.
Eddy Hermawan mengungkapkan, arus kedatangan penumpang yang turun dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni, hingga saat ini masih terpantau ramai lancar, dengan antisipasi dari pihak ASDP berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan dan Provinsi Lampung, Organisasi pengusaha angkutan darat (organda) menyiapkan armada bus, travel dalam jumlah yang cukup.
Puluhan bus yang disiagakan tersebut di antaranya melayani trayek Pelabuhan Bakauheni-Terminal Rajabasa Bandar Lampung, Pelabuhan Bakauheni menuju sejumlah kota di Jalan Lintas Timur Sumatera. Selain itu, ASDP juga berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan yang menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 dengan menyiagakan personel di beberapa titik.
“Hingga saat ini, arus kedatangan penumpang dari Pulau Jawa ke Sumatera dan juga penumpang yang sudah kita seberangkan dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa terpantau normal,” ungkap Eddy.
Penyediaan armada Kapal Roro yang dilakukan oleh Gabungan Pengusaha Angkutan Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) dan ASDP, menurut Eddy Hermawan, sepanjang angkutan Natal dan Tahun Baru ini rata-rata perhari mampu melayani 94-100 trip (satu kali perjalanan kapal), dengan beberapa dermaga yang beroperasi, antara lain Dermaga  I, II , III, V, VI dan jumlah kapal yang dioperasikan sekitar 27-28 perhari.
Data Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru, lanjut Eddy Hermawan, menyebut, puncak arus kedatangan penumpang (penumpang pejalan kaki dan penumpang di dalam kendaraan) terjadi pada tanggal 25 Desember 2016 dengan jumlah penumpang yang diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni mencapai 29.598 orang pada tahun 2016, lebih kecil dibandingkan tahun 2015 yang mencapai 52.110 orang.
Sementara penumpang dengan menggunakan kendaraan roda dua mencapai 1.145 unit pada tahun 2016, dan pada tahun 2015 mencapai 5.486 unit. Penumpang dengan menggunakan kendaraan roda empat sebanyak 3.997 unit pada tahun 2016, sementara pada tahun 2015 mencapai 5.953 unit kendaraan.
“Tren penurunan terjadi pada tahun ini dibandingkan tahun lalu mengacu pada puncak arus kedatangan penumpang bertepatan dengan Hari Natal dan arus kedatangan saat akkhir tahun dan tahun baru sedang kita data,” terang Eddy Hermawan.
Kecenderungan masyarakat dari Pulau Jawa untuk berlibur ke sejumlah tempat wisata di Lampung, serta menikmati liburan di kampung halaman di Lampung, diakui Eddy Hermawan menjadi faktor penyumbang tingginya kenaikan arus penumpang berbagai jenis. Meski demikian, ia mengakui peningkatan pelayanan, penambahan fasilitas di semua area Pelabuhan membuat angkutan Natal dan Tahun Baru tidak mengalami kendala. Ia berharap hingga awal tahun saat para pelajar, pekerja sudah mengakhiri masa liburan panjang, arus penyeberangan dan pelayanan jasa pelayaran berjalan dengan baik. 

Jurnalis : Henk Widi / Editor : Koko Triarko / Foto : Henk Widi

Lihat juga...