Jurnalis Banua Serahkan Bantuan Korban Bencana Aceh

SELASA, 27 DESEMBER 2016

BANJARMASIN — Penyaluran dana kemanusiaan untuk korban gempa Aceh yang digalang oleh Solidaritas Jurnalis Banua bersama Komunitas Wartawan dan Komunitas Warung Jogja (Warjog), Banjarmasin, diserahkan langsung ke Radar Banjar Peduli (RBP) bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Selasa (27/12/2016), di Warung Jogja, Jalan Keramaian, Banjarmasin. Dana yang terhimpun mencapai Rp 14 juta dari empat kali aksi turun ke jalan yang dimulai pada 9 Desember 2016 di kawasan Bundaran Hotel A, Jalan Pangeran Samudera, dan Jalan Lambung Mangkurat. Aksi kemudian menyasar ke Pasar Cempaka, Pasar Sudimampir dan Pasar Ujung Murung. Penyerahan duit sumbangan ini sekaligus menutup posko penggalangan dana.

Solidaritas Jurnalis Banua menyerahkan dana bantuan korban gempa bumi Aceh.

Koordinator Solidaritas Jurnalis Banua, Afdiannoor Rahmanata, didampingi perwakilan LSM Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel, H Achmad Husaini, menyerahkan, dana itu kepada Staf Fundraising RBP, Achmad Ridho Indra. Duit bantuan dibungkus dalam kotak itu terdiri dari lembaran pecahan uang Rp 1.000, Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 100.000.

“Totalnya Rp 14 juta,” ujar Afdiannoor.

Dia sengaja memilih RBP dan ACT dengan pertimbangan untuk mempercepat bantuan recovery (pemulihan) pasca bencana gempa di Aceh. “Dari data RBP dan ACT terpetakan atau mapping area terdapat lebih dari 20 titik kerusakan cukup parah menimpa menasah. Dalam bahasa Aceh, menasah itu adalah bangunan masjid dan pesantren yang sangat terdampak akibat gempa yang berskala 6,5 skala Richter,” ujar Afdiannoor.

Ia menjelaskan, dana yang dibutuhkan untuk pemulihan atau pembangunan menasah cukup besar, mencapai Rp 1,5 miliar lebih. Di luar duit yang dihimpun wartawan, kata dia, RBP menghimpun dana dari warga Kalsel sebanyak Rp 47,8 juta. “Sehingga dengan tambahan penyerahan dana dari kalangan jurnalis dan LSM ini, RBP telah mencapai target lebih dari Rp 50 juta,” ujar dia.

Mengutip keterangan Manager Marketing dan Komunikasi RBP Retno Sulisetiyani, Afdiannoor menuturkan, penyaluran tahap pertama sedikitnya membutuhkan dana Rp 50 juta. Itu sebabnya, dia menyerahkan tambahan dana Rp 14 juta untuk menggenapi dana RBP. Dana bantuan yang digalang jurnalis berasal dari para pengguna jalan, pedagang pasar, serta pengunjung pasar.

Sementara itu, perwakilan RBP, Achmad Ridho Indra memastikan, dana yang terhimpun akan disalurkan ke Aceh. Bahkan, menurut dia, RBP bekerjasama dengan ACT akan mengirim utusan ke provinsi berjuluk Negeri Serambi Makkah guna menyalurkan dana pemulihan bencana, terutama membangun kembali beberapa menasah yang ada.

“Bantuan dari warga Kalsel termasuk yang digalang para jurnalis dan aktivis LSM di Warjog Banjarmasin akan digabungkan dengan sumbangan yang berhasil dihimpun RBP serta elemen masyarakat lainnya. Semoga sumbangan ini bermanfaat bagi warga Aceh,” imbuhnya.

Jurnalis: Diananta P. Sumedi / Editor: Satmoko / Foto: Diananta P. Sumedi

Lihat juga...