Kapolda Kalsel Prihatin Kondisi Lapas

SELASA 27 DESEMBER 2016

BANJARMASIN—Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan,  Brigadir Jenderal Erwin Triwanto, mengaku prihatin melihat kondisi sesak di setiap kamar tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Banjarmasin. Menurut dia, menumpuknya penghuni lapas membuat kondisi tidak manusiawi.

kondisi ruang sel di LP Banjarmasin yang kelebihan kapasitas..

“Saya cukup prihatin melihat penghuni penjara yang desak-desakan dan bergelantungan saat tidur. Ini sudah tidak manusiawi,” kata Brigjen Erwin di sela pantauan ke LP Banjarmasin, Selasa (27/12/2016).

Erwin berharap, pemerintah mempercepat  pembangunan lapas untuk mengurai sengkarut kelebihan kapasitas. Erwin juga meminta petugas sipir dan kepolisian rutin menyisir setiap blok untuk mengantisipasi potensi rusuh seperti peristiwa di LP Klas III Banjarbaru.
“Komisi III DPR kan sudah ada usulan bantuan Rp 30 miliar pembangunan lapas. Semoga cepat dibangun agar ada solusi overcapacity ini,” Erwin berujar.
Selain minim personel keamanan, menurut Erwin, kaburnya 31 narapidana dari LP Banjarbaru karena bangunan lapas belum sesuai standar keamanan.
“Saya lihat bangunannya belum sesuai standar, kontraktor harus merenovasi lagi agar sesuai standar keamanan lapas,” ujarnya. Selain itu, Erwin memastikan provokator napi bernama Jali sempat mengkonsumsi narkoba sebelum berbuat rusuh.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, Imam Suyudi, merespons positif atas usulan Erwin Triwanto. Imam bakal menggencarkan razia setiap dua jam di semua lapas dan rutan se-Kalimantan Selatan.
Imam berencana merenovasi tingkat pengamanan LP Banjarbaru setelah kaburnya 31 napi pada Ahad malam lalu, (25/12/2016). Ia pun bakal memperketat pengawasan napi untuk mengantisipasi terulangnya kerusuhan itu.
“Kami memang jumlah terbatas. Untuk LP Banjarbaru, kami akan minta bantuan tambahan sipir dari lapas lainnya,” ujar Imam.

Kapolda Kalsel, Brigjen Erwin Triwanto dan Kakanwil Kemenkumham Kalsel, Imam Suyudi saat pantauan ke LP Banjarmasin.
Jurnalis: Diananta P. Sumedi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Diananta P Sumedi

Lihat juga...