Ketua INKAI Kalsel: Karateka Kalimantan Selatan Mesti Jadi Atlet Nasional

RABU 28 DESEMBER 2016

BANJARMASIN—Ketua Umum Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Provinsi Kalimantan Selatan, Kolonel (Kav) Yanuar Adil, mengatakan bibit-bibit atlet karate asal Kalimantan Selatan mesti menembus kancah nasional. Pihaknya sudah merancang aneka skenario pembinaan atlet lewat kejuaraan karate setingkat piala Kodim se-kalimantan Selatan.
Ketua INKAI Kalsel, Kolonel Yanuar Adi.
Ia menginstrusikan para Komandan Kodim rutin menggelar kejuaraan karate setingkat kabupaten/kota pada tahun 2017. “Danremnya saja sudah menggelar Kejurda INKAI se-Kalsel, masa Dandimnya enggak bisa. Harus bisa,” ujar Yanuar saat membuka Kejurda INKAI Danrem Cup-I se-Kalimantan Selatan di GOR Hasanuddin, Rabu (28/12/2016).
Menurut dia, atlet-atlet karate yang sukses menjuarai INKAI tingkat kabupaten/kota, nantinya ikut serta dalam kejuaraan serupa di level provinsi. Yanuar optimistis pola pembinaan berjenjang semacam ini bisa mencetak atlet profesional yang berprestasi hingga kancah nasional. Ia pun mengaku bahwa Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, merespons positif atas rencana tersebut.
“INKAI Kalsel ini vakum cukup lama, saya ingin membangkitkan lagi olahraga karate melalui INKAI. Pak Gubernur sudah bilang ke saya, beliau siap mendukung,” kata Yanuar Adil. Itu sebabnya, dia merintis kebangkitan INKAI melalui Kejurda INKAI Danrem Cup-I di penghujung tahun 2016.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kalimantan Selatan, Zakli Azwan, sepakat atas keinginan Yanuar itu. Zakli menyatakan siap menyokong upaya merintis bibit-bibit atlet karate profesional di Kalimantan Selatan.
Zakli berharap, Kejurda INKAI Danrem Cup-I menjadi tonggak kebangkitan olahraga karate se-Kalimantan Selatan. Ia pun meminta para juri bersikap seadil-adilnya terhadap peserta. “Peserta juga harus menjunjung tinggi sportivitas dan tunduk pada keputusan juri. Ini menunjukkan kedewasaan peserta,” kata Zakli.
Kejuaraan Daerah INKAI Danrem Cup-I se-Kalimantan Selatan diikuti oleh 311 peserta yang bertanding dalam tujuh kategori. Mereka berasal dari 13 Kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Selain itu, peserta dari Kabupaten Barito Utara dan Kota Palangkaraya (Kalimantan Tengah), dan Kabupaten Tanah Grogot (Kalimantan Timur) turut serta ambil bagian di kejurda tersebut. Kejurda digeber pada 28-29 Desember 2016.
Jurnalis: Diananta P. Sumedi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Dinanta P Sumedi
Lihat juga...