Kontribusi Wilayah Kalsul pada Eksplorasi Minyak 15 Persen, Gas 33 Persen

RABU, 28 DESEMBER 2016

BALIKPAPAN — Eksplorasi hulu untuk minyak di wilayah Kalimantan dan Sulawesi memberikan kontribusi ke nasional sebesar 15 persen. Dan kontribusi untuk gas sebesar 33 persen ke nasional. Hal itu diungkapkan Kepala SKK Migas wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), Nasvar Nazwar, saat jumpa pers akhir tahun di Balikpapan, Rabu siang (28/12/2016).

Kepala SKK Migas wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), Nasvar Nazwar.

Ia menyebutkan, eksplorasi minyak di wilayah Kalsul sebesar 15 persen atau 130 ribu barel per hari. Sedangkan gas berkontribusi sebesar 33 persen di tahun 2016 ini.

“Kontribusi untuk gas itu sudah termasuk dari Blok Mahakam yang dikelola Total yang menyumbang 2 ribu MMFSCD,” katanya saat jumpa pers dan silaturahmi bersama media, Rabu (28/12/2016). Di wilayah kerja hulu migas terdapat 284 dan yang berproduksi sebanyak 68 wilayah. Ada pun di wilayah Kalsul ada 29 wilayah kerja K3S.

Menurutnya, saat ini SKK Migas Kalsul masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait pemberlakuan Gross Split. Dalam skema Gross Split sudah diatur besaran bagi hasil atas produksi hulu migas.

“Apabila nanti Gross Split diberlakukan tahun 2017 maka fungsi SKK Migas akan berubah. Karena Gross Split berlaku pada kontrak kerja baru termasuk di dalamnya perpanjangan,” tandas Nasvar.

Ia menambahkan, dalam rencana kebijakan Gross Split ini, KKKS diminta untuk memberikan masukan hingga akhir tahun ini. Permen pun akan keluar paling lambat pertengahan bulan Januari 2017.

“Kita tunggu saja kebijakan ini, kita hanya memberikan masukan dari rencana kebijakan itu,” tambahnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...