KPI Mina Kepis Sleman Sukses Gali dan Maksimalkan Potensi Lokal Desanya

RABU, 28 DESEMBER 2016

SLEMAN — Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI) Mina Kepis di dusun Burikan, Sumberadi, Mlati, Sleman boleh dikata merupakan salah satu contoh KPI yang sukses menggali dan memaksimalkan potensi lokal di desanya. Berderet prestasi dan penghargaan telah diraih, baik itu di tingkat lokal, daerah hingga nasional. Tentu saja, semua itu diraih dengan perjuangan penuh pengorbanan yang cukup panjang.
KPI Mina Kepis

KPI Mina Kepis sendiri telah berdiri sejak tahun 1983 silam secara swadaya. Berawal dari kelompok Taruna Tani Burikan (TTB) yang dibentuk untuk mewadahi aktifitas pemuda tani di dusun Burikan, khususnya di bidang wiraswasta perikanan. Berubah menjadi KPI Mina Kepis karena bidang perikanan, menjadi bidang yang paling menonjol serta usaha andalan baik sebagai sumber pendanaan utama organisasi maupun penyumbang prestasi kelompok.

Salah satu faktor yang menjadikan bidang perikanan di desa ini maju adalah ketersediaan sumberdaya air yang melimpah. Air dari beberapa sumber tertampung dan mengalir di Sungai Lempong yang berada di sebelah tenggara dan berhimpitan dengan dusun Burikan. Sepanjang tahun air ini tidak pernah kering. Dan potensi itulah yang kemudian dimanfaatkan warga untuk menjadi pembudidaya ikan.
Tak seperti KPI pada umumnya, Mina Kepis memiliki tempat khusus penjualan hasil budidaya seluruh anggota kelompok. Tempat khusus penjualan ini dibuat sebagai upaya memotong rantai penjualan, sekaligus meningkatkan harga jual hasil panen budidaya seluruh anggota. Terdapat petugas tersendiri yang mengelola tempat penjualan ini. Sehingga para pembudidaya tidak boleh memasarkan sendiri dan hanya memasarkan hasil panennya, untuk dijual ke tempat ini.
“Awalnya, dulu bangunan tempat penjualan ini masih berupa gubuk. Para anggoga kelompok harus berjaga secara bergantian untuk menunggu pembeli datang. Namun setelah mulai dikenal, akhirnya banyak datang bantuan permodalan. Sehingga omset penjualan dapat terus meningkat dan bisa seperti sekarang ini, ” ujar salah seorang petugas KPI Mina Kepis, Sukiyanto.
KPI Mina Kepis mulai banyak dikenal dan menjadi tujuan utama para konsumen ikan di DIY sejak sekitar tahun 2006 lalu. Setiap tahunnya omset penjualan ikan di KPI ini terus meningkat. Nilai transaksi yang dihasilkan dari penjualan ikan di KPI ini bahkan terbilang fantastis. Bagaimana tidak, kelompok yang hanya dianggotai sekitar 30 orang pembudidaya ini bisa mencapai milyaran per tahun.
“Ikan yang kita budidaya dan jual disini antara lain nila, grameh, bawal, lele, tawes, graskab, patin serta ikan hias koi dan komet. Memang ikan nila yang paling laris, per bulan bisa terjual hingga 8 ton baik bibit maupun konsumsi. Kalau untuk total omset bisa mencapai 2,5 milyar per tahun, ” ujarnya.
Hebatnya selama ini KPI Mina Kepis tidak pernah melakukan pemasaran secara langsung. KPI ini dikenal luas para konsumen, baik itu kalangan rumah tangga, catering hinga restoran, hanya dari mulut ke mulut. Kejujuran serta kualitas produk yang unggul menjadi nilai positif dalam merangkul konsumen. Tak heran Mina Kepis kini menjadi salah satu produsen ikan terbesar di Kabulaten Sleman.
“Sampai saat ini kita masih kewalahan melayani permintaan konsumen di DIY. Walaupun para anggota sebenarnya telah menambah luas lahan budidaya, hingga menyewa lahan ke lokasi lain. Karena memang lahan di desa kami telah maksimal. Tidak bisa lagi digunakan untuk lahan budidaya, ” ujarnya.
Salah satu kunci sukses KPI Mina Kepis lainnya adalah kesolidan dan kekompakan antar kelompok. Untuk menjaga hal itu, Mina Kepis rutin menggelar pertemuan, sedikitnya beberapa minggu sekali. Uniknya dalam setiap pertemuan itu, anggota yang hadir akan mendapatkan uang dari kas sebagai bentuk merangsang keaktifan anggota.
Konsumen tengah membeli ikan di KPI Mina Kepis

Tak hanya mampu mensejahterakan para anggotanya, KPI Mina Kepis, juga terbukti mampu menjadi motor sekaligus penggerak warga sekitar untuk ikut mengembangkan potensi desa yang dimiliki. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya kelompok pembudidaya ikan di desa Sumberadi, Mlati, Sleman hingga tahun 2016 ini. Jika dulu di desa ini hanya ada satu kelompok pembudidaya ikan yakni Mina Kepis ini saja. Namun saat ini tercatat ada sekitar delapan kelompok pembudidaya.

“Prestasi yang pernah diraih KPI Mina Kepis antara lain pernah ditunjuk untuk mewakili Taruna Tani DIY Tingkat Nasional, pernah ditunjuk sebagai tempat studi banding oleh sebagian negara Asia dan Afrika, hingga menjadi KPI teladan tingkat nasional. Termasuk juga mendapat penghargaan dari dirjen perikanan dan diundang presiden,” ujarnya.

Jurnalis : Jatmika H Kusmargana / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Jatmika H Kusmargana

Lihat juga...