Minat Jadi TKI Tinggi. Antrian Paspor di Mataram Tinggi

RABU 28 DESEMBER 2016
LOMBOK TIMUR—Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Romi Yuanto mengatakan tingginya minat masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri menjadi salah satu penyebab antrian pembuatan paspor di kantor imigrasi tinggi.
Kepala Imigrasi Kelas I Mataram, Romi Yuanto.
Selain memang unit layanan pembuatan paspor khususnya Pulau Lombok hanya terdapat di Mataram, di mana masyarakat dari seluruh Kabupaten Kota membuat paspor di kantor Imigrasi Kelas I Mataram, termasuk Kabupaten Lombok Timur yang merupakan kantung TKI terbesar.

“Minat masyarakat NTB menjadi TKI sangat besar, sementara kantor layanan hanya ada di Kota Mataram, itulah yang menyebabkan terjadinya antrian panjang” kata Romi di saat peresmian ULP Lombok Timur, Rabu (28/12/2016).

Itulah kemudian kenapa ULP Lombok Timur diresmikan, selain bertujuan untuk mengurai antrian panjang di Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, juga untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Lombok Timur sebagai kantung TKI terbesar.

Dijelaskan, di kantor Imigrasi Mataram sekarang ini, permintaan pembuatan paspor dalam satu hari bisa mencapai 200 sampai 250 ribu dan itu sebagian besar didominasi masyarakat yang hendak bekerja sebagai TKI ke luar negeri.

“Keberadaan ULP nantinya dalam sehari diharapkan bisa melayani pembuatan paspor antara 40 sampai 50 paspor.”

Cegah Pungli Dengan Memperketat Keamanan

Untuk mencegah terjadinya praktik pungutan liar dan percaluan pembuatan paspor, Romi mengaku pihknya akan memperketat pengamanan dengan menempatkan petugas keamanan di pintu masuk. Di mana yang boleh masuk ruangan ULP, hanya masyaraakat yang hendak mengajukan pembuatan paspor.

“Pengamanan di ULP Lombok Timur bagi masyarakat yang hendak membuat paspor akan diperketat, hanya masyarakat yang hendak membuat paspor yang nantinya. Diperbolehkan masuk” katanya.

Sementara itu, Asisten Satu Pemprov NTB, Agus Patria berharap, dengan adanya pendekatan pelayanan pembuatan paspor, selain bertujuan memudahkan masyarakat, juga diharapkan akan bisa menekan angka TKI ilegal dan memperbanyak TKI lega.

Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi

Foto : Kepala Imigrasi Kelas I Mataram, Romi Yuanto
Lihat juga...