Penyidik KPK Panggil Pejabat Pemerintah Kota Cimahi Terkait Kasus Suap Pembangunan Pasar

RABU 28 DESEMBER 2016

JAKARTA—Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, siang ini kembali dipanggil dan diperiksa secara intensif oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemeriksaan tersebut terkait dengan kasus perkara dugaan suap tender lelang proyek pembangunan Pasar Atas Baru Cimahi tahap kedua yang rencananya akan mulai dibangun pada tahun 2017 mendatang.
Febri Diansyah, Juru Bicara KPK di Gedung KPK Jakarta.
Pantauan Cendana News langsung dari Gedung KPK, Jalan Hajjah Rangkayo Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, hingga pukul 12:00 WIB beberapa pejabat Pemerintah Kota Cimahi satu per satu sudah tampak terlihat datang dan langsung memasuki Gedung KPK untuk memenuhi panggilan penyidik KPK.
Beberapa pejabat yang sudah datang diantaranya adalah Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemerintah Kota Cimahi Ison Suhud, Asisten Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Cimahi Tata Benny Bachtiar dan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Cimahi Tata Wikanta.
Selain itu penyidik KPK juga memanggil mantan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kota Cimahi Danjte Sunanda dan Kepala Bappeda Pemerintah Kota Cimahi Tety Murti Werdani.
Mereka dipanggil penyidik KPK secar serentak di tempat yang sama dan dalam waktu bersamaan, semuanya yang dipanggil akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka M. Itoch Tochija, yang tak lain adalah mantan Wali Kota Cimahi, Itoch Tochija diketahui pernah menjabat Wali Kota Cimahi selama 2 periode, dari tahun 2002-2007 dan 2007-2012.
“Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Cimahi hari ini dipanggil dan diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk tersangka M. Itoch Tochija, yang tak lain adalah mantan Wali Kota Cimahi, terkait kasus perkara suap lelang pemenangan proyek pembangunan Pasar Atas Baru Cimahi tahap kedua tahun 2017” kata Febri Diansyah, Juru Bicara KPK di Gedung KPK Jakarta, Rabu siang (28/112/2016).
Jurnalis: Eko Suletsyno/Editor:Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono
Lihat juga...