Peringkat Keterbukaan Informasi Menurun Pemprov NTB Akan Evaluasi Semua SKPD

KAMIS 29 DESEMBER 2016

MATARAM—Berdasarkan hasil penilaian Komisi Informasi (KI), Nusa Tenggara Barat, tingkat keterbukaan informasi sebagian besar Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), Provinsi NTB dinilai sangat buruk dan mengalami penurunan.

Sekretaris Daerah NTB, Rosiadi Sayuti, kiri saat menerima anugrah badan publik dari Ketuan KI NTB.

Secara nasional pringkat keterbukaan informasi NTB juga mengalami penurunan drastis dari pringkat pertama pada 2014, turun menjadi pringkat empat pada 2015 dan kembali turun menjadi peringkat sembilan pada 2016.

“Atas penurunan tersebut, Pemprov NTB akan melakukan evaluasi terhadap semua badan publik SKPD, terutama yang masuk kategori merah atau tidak kooperatif dalam hal keterbukaan informasi publik sebagaiman penilaian KI,” kata Sekretaris Daerah NTB, Rosiadi Sayuti di Mataram, Kamis (29/12/2016.

Hasil penilaian KI akan dijadikan sebagai acuan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua SKPD, seperti apa masalah dan kendala dihadapi, sehingga dikatakan buruk dalam hal keterbukaan informasi.

Kalau memang masalah anggaran yang menjadi kendala, maka akan diperbaiki pada tahun anggaran berikutnya, tapi kalau kemdiaan memang karena faktor kesengajaan, maka sangsi akan dijatuhkan.

“Penilaian KI dalam hal keterbukaan informasi penting, selain sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, juga sebagai bahan masukan melakukan perbaikan pelayanan,” katanya.

Sebelumnya dalam acara anugrah badan publik informatif yang digelar KI NTB, setidaknya terdapat 36 dana publik yang keterbukaan informasi sangat buruk, antara lain 15badan publik SKPD, 11 badan publik instansi vertikal dan 10 partai politik.

Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi

Lihat juga...