Pertanyakan Kasus Pembunuhan, Ratusan Warga Datangi Mapolsek Bola

KAMIS, 29 DESEMBER 2016

MAUMERE — Ratusan warga Desa Ipir Kecamatan Bola Kabupaten Sikka mendatangi kantor Polsek Bola untuk menanyakan penanganan kasus perkelahian yang berujung penikaman oleh Bonifasius Kayatanus yang mengakibatkan meninggalnya Kanisius Nong saat pesta nikah, Selasa (27/12/2016).
Kapolres Sikka AKBP I Made Kusuma Jaya,SH,SIK sedang berdialog dan menenangkan massa
Warga Bola, Fransiskus Sira mengatakan, ratusan warga datang setelah mengetahui pelaku penikaman  sudah menyerahkan diri ke Polsek Bola.
“Warga merasa kesal dan ingin menghakimi pelaku pembunuhan. Warga sempat melempar kantor Mapolsek Bola dengan batu,” ujarnya.
Warga sebut Frans merasa kesal karena setelah kasus tersebut dilaporkan, petugas polisi di Polsek Bola tidak segera turun ke lokasi untuk mengambil keterangan dan memburu pelaku pembunuhan.
Kejadian ini lanjutnya, menyebabkan warga yang sebagian besar merupakan anggota keluarga korban penikaman datang ke Polsek Bola. Kemarahan warga bertambah setelah mendapati Mapolsek Bola dalam keadaan kosong saat keluarga datang melaporkan kasus ini.
“Memang sempat ada keributan namun setelah ada bantuan pasukan dari Brimob Maumere dan Polres Sikka turun ke Mapolsek Bola suasana bisa kembali normal,” ungkapnya.
Frans menambahkan, saat situasi memanas, aparat kepolsisin sempat menembakan gas air mata ke arah massa dan memberikan himbaun agar massa tidak melakukan tindakan anarkis sebab kasusnya sudah ditangani polisi.
Keluarga korban pembunuhan yang datang ke Mapolsek Bola
Kasubag Humas Polres Sikka, Iptu Margono yang dihubungi Cendana News mengakui bahwa setelah mendapat laporan Kapolres Sikka turun ke lokasi kejadian dan suasana bisa diatasi.
“Pak kapolres sendiri yang turun ke lokasi guna menenangkan masa dan mengajak berdialog sehingga situasi langsung berangsur-angsur kondusif,” terangnya.

Jurnalis : Ebed de Rosary / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary

Lihat juga...