Sambut Malam Pergantian Tahun OMK Sribawono Gelar Kegiatan Rohani

SABTU 31 DESEMBER 2016

LAMPUNG—Menjelang malam pergantian tahun 2016 ke tahun 2017 kelompok orang muda Katolik (OMK) wilayah gerejawi paroki Saanto Thomas Rasul Kecamatan Sribawono Kabupaten Lampung Timur menggelar kegiatan pertemuan OMK dalam wilayah tersebut. Menurut ketua OMK paroki Sribawono Yohanes Ade Martian didampingi pengurus OMK setempat Lusia Yuli Hastiti, kegiatan menyambut pergantian tahun baru tersebut sudah digelar sejak siang hari.

Orang Muda yang lebih memilih kegiatan rohani daripada hura-hura.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 80 orang muda Katolik yang  merupakan siswa siswa dari sekolah menengah pertama (SMP), Sekolah menengah atas (SMA), mahasiswa dan umum yang merupakan orang muda Katolik di wilayah tersebut. Kegiatan yang dihelat selama malam tahun baru dan tahun baru tersebut menurut Yohanes Ade Martian merupakan kegiatan tahunan yang diisi dengan kegiatan sharing iman, pembahasan Kitab Suci, pembahasan problema remaja serta diisi dengan doa dan kegiatan rohani. 
Kegiatan yang digelar di aula Gereja Santo Thomas Rasul tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hinga esok hari sehingga semua peserta bermalam di aula dengan puncak kegiatan saat malam pergantian tahun baru dengan menyalakan api unggun, lilin serta kegiatan berdoa bersama.

“Kegiatan muda mudi Katolik yang digelar pada malam tahun baru ini sekaligus mengajak anak muda Katolik untuk menggunakan malam pergantian tahun dengan refleksi dan bersyukur bersama dan tidak melakukan kegiatan yang tak bermanfaat di luar sana,”ungkap Yohanes Ade Martian ketua OMK paroki Santo Thomas Rasul saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu sore (31/12/2016).

Kegiatan dengan tema malam tahun baru bersama OMK tersebut juga menurut Yohanes Ade Martian sebagai sebuah kegiatan untuk mempertemukan OMK yang selama ini terpisah karena kesibukan sekolah, pekerjaan dan kesibukan lain. Malam keakraban tersebut juga sekaligus ungkapan syukur dalam rangkaian hari Natal disambung dengan kalender liturgi gereja yang menjadikan tanggal 1 Januari sebagai peringatan Maria Bunda Allah sekaligus Hari Perdamaian Sedunia.  Selain dibimbing oleh pengurus OMK paroki setempat, renungan dan juga petuah petuah rohani akan diisi oleh RD. Piet Yoenanta Sukowiluyo.

Kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun tersebut ungkap Yohanes Ade Martian sebagai sebuah upaya OMK untuk menggunakan waktu malam pergantian tahun dan tahun baru dengan kegiatan yang positif karena malam tahun baru dan tahun baru selama ini identik dengan kegiatan hura hura. Sebagai rasa solidaritas, malam pergantian tahun akan diisi dengan kegiatan yang positif diantaranya renungan akan masa satu tahun yang telah lewat dengan melakukan pengakuan dosa dan menyongsong masa tahun baru dengan harapan dan resolusi yang akan dicapai. Simbol dosa dosa yang telah dibuat dan resolusi yang akan diraih pada tahun 2017 juga akan dituliskan dan dimusnahkan dalam api unggun yang akan dinyalakan pada detik detik pergantian tahun.

Salah satu peserta, Yuanita Suarti (17) mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan malam keakraban sekaligus malam renungan yang digelar OMK Sribawono tersebut. Baginya malam pergantian tahun harus diisi dengan kegiatan yang positif untuk lebih mendekatkan diri dengan rekan rekan seiman dan juga melakukan doa bersama sekaligus kegiatan rekoleksi yang merenungkan perjalanan hidup masing masing peserta selama satu tahun bersama sama di lingkungan gereja dibandingkan dengan kegiatan hura hura di luar.

“Orangtua juga sangat mendukung kami ikut kegiatan ini selain berkumpul bersama, berdoa bersama juga menjadi kesempatan untuk mengenal kawan kawan yang selama ini jarang bertemu,”ungkap Yuanita.

Beberapa kegiatan permainan, renungan, doa, makan bersama dan malam kesenian yang akan ditampilkan dari sebanyak 5 wilayah Paroki dengan jumlah 21 stasi tersebut akan berlangsung hingga Minggu (1/1/2017) esok hari. Acara tukar hadiah, pembagian doorprize serta kegiatan bakar jagung dan ikan tersebut diharapkan akan semakin menambah rasa persaudaraan dan keakraban sesama OMK.

Makan malam bersama beralaskan daun pisang dan menu sederhana jalin keakraban.
Dinamika kelompok anggota OMK untuk menjalin keakraban yang digelar di aula gereja Santo Thomas Rasul Sribawono.

Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi
Lihat juga...