Seorang Kakek Tewas Terpanggang di Dalam Rumah, Diduga Bunuh Diri

RABU, 28 DESEMBER 2016

MANOKWARI — Seorang kakek berumur 70 tahun, Tevi Rerei, ditemukan warga kompleks Panindi Pantai, Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat, Manokwari, Papua Barat, Rabu (28/12/2016) sekitar pukul 11.30 WIT, tewas terpanggang ketika kebakaran menimpa rumah anaknya.

Evakuasi jasad Tevi Rerei.

 Korban ditemukan tewas terpanggang dalam rumah terbakar ini, lantaran korban sehari-hari berprofesi sebagai nelayan, diduga tidak bisa lagi menyelamatkan diri. Korban sendiri diketahui warga sedang mengalami sakit malaria. Rumah terbakar ini, ditinggalinya bersama anak dan istri korban. Namun, anaknya selaku pemilik rumah, sedang berada di Kota Sorong, sehingga korban tinggal bersama istrinya.

Sebelum kebakaran terjadi, korban yang dalam keadaan sakit, terbaring di tempat tidur, sementara istri korban berprofesi sebagai ibu rumah tangga, saat itu keluar rumah, untuk membeli pinang. Namun saat pulang dari membeli pinang, istri korban terkejut melihat rumah yang ditinggalinya terbakar, sehingga panik dan memanggil warga untuk membantu memadamkan kobaran api. Melihat kebakaran terjadi, puluhan warga sekitar yang mendiami Kompleks Panindi Pantai, saling bergotong royong memadamkan kobaran api yang sudah membesar, menggunakan peralatan seadanya, agar tidak menjalar ke rumah warga lainnya.

Kobaran api begitu cepat membesar, lantaran rumah tersebut terbuat dari kayu, ditambah hembusan angin pantai membuat api begitu cepat bisa menjalar dan membakar seluruh isi rumah. Selain itu, satu unit mobil tangki air bersih diterjunkan untuk memadamkan kobaran api serta lokasi rumah terbakar yang berada di atas laut, sehingga warga bisa memadamkan kobaran api sekitar 30 menit. Jasad korban pun ditemukan warga, terlihat hangus terpanggang dalam sebuah kamar yang ditempatinya. Jasad korban lalu dibawa aparat Polres Manokwari ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari untuk menjalani otopsi. Dalam musibah kebakaran ini, seluruh perabot rumah tangga yang berada di dalam rumah, sudah tidak bisa tertolong lagi. Akibat kebakaran rumah ini, pemilik rumah diduga menelan kerugian ratusan juta rupiah.

Sementara itu, kesaksian dari tetangga korban, Yan Aronggear, menyatakan, saat itu saksi melihat ada asap hitam menggumpal dan muncul dari dalam rumah. Dibantu warga sekitar, ia mencoba  menuju ke rumah yang terbakar, berencana untuk menyelamatkan korban. Namun, kobaran api begitu membesar, sehingga warga sekitar kompleks tersebut sudah tidak mampu lagi masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan korban.

Kabag OPS Polres Manokwari, AKP Winarko, ketika dihubungi via ponsel menyatakan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran, diperoleh hasil olah TKP sementara. Dari keterangan sejumlah saksi, diduga korban tewas lantaran bakar diri, hingga rumah yang ditinggalinya ikut terbakar. Namun, untuk memastikan informasi yang diperoleh, polisi masih terus melakukan penyelidikan intensif atas kejadian kebakaran ini.

Jurnalis: Takdir / Editor: Satmoko / Foto: Takdir

Lihat juga...