Sepanjang 2016, Kasus Narkoba di Kaltim Meningkat 112 Persen

KAMIS, 29 DESEMBER 2016

BALIKPAPAN — Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur mencatat kasus narkoba di Kalimantan Timur dan Utara meningkat 112 persen, apabila dibandingkan dengan tahun 2015 lalu. Dari data yang dirilis kasus narkoba tahun 2016 mencapai 1.450 kasus, dan tahun 2015 sebanyak 1.319 kasus.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Safaruddin (tengah), saat jumpa pers di Mapolda Kaltim di Balikpapan.

Tindak pidana narkoba di wilayah hukum Polda Kaltim tahun 2016 mengalami kenaikan sebanyak 1.417 kasus atau 108%. Sedangkan untuk penyelesaian kasus tindak pidana narkoba pada tahun 2016 dapat diselesaikan sebanyak 2.276 dari 2.736 kasus atau 84%.

“Meningkatnya kasus narkoba ini karena keaktifan kepolisian mengungkap kasus narkoba. Polisi pun dituntut untuk menyelesaikan perkara. Kalau polisinya diam saja yang nggak terungkap,” ungkap Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin, saat jumpa pers akhir tahun 2016, Kamis (29/12/2016).

Ia menjelaskan dari 10 kasus tertinggi yang ditangani Kepolisian wilayah hukum Kaltim dan Kaltara, kasus narkoba menjadi kasus tertinggi sepanjang tahun ini.

“Kasusnya meningkat nggak apa-apa karena polisi harus mengungkap kasus narkoba. Makanya, tahun ini tiga Polres yakni Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara ditargetkan harus mengungkap 7 kasus narkoba setiap minggunya,” bebernya. Lanjut Kapolda, sepanjang tahun ini juga berhasil memusnahkan 90 kilogram narkoba.

“Titik-titik rawan peredaran dan masuknya narkoba juga akan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...