Sepanjang 2016, Korban PHK di Balikpapan Capai 1.493 Tenaga Kerja

SELASA, 27 DESEMBER 2016

BALIKPAPAN — Turunnya sektor andalan Pertambangan di Kalimatan Timur sejak beberapa tahun terakhir masih memberikan dampak pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tahun 2016. Sepanjang tahun 2016 ini, tercatat korban PHK di Balikpapan sebanyak 1.493 tenaga kerja dari 105 perusahaan. Jumlah korban PHK itu turun apabila dibandingkan dengan tahun 2015 lalu yang mencapai 4 ribuan tenaga kerja. Mereka yang di-PHK itu mayoritas bekerja di daerah penghasil tambang, yang berdomisili di Kota Balikpapan.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Sosial, Kota Balikpapan, Asfiansyah.

Menurut Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Balikpapan, Asfiansyah, korban PHK ini mereka yang bekerja di lokasi pertambangan sehingga berdampak langsung. Meski demikian, jumlah itu turun jika dibandingkan tahun 2015.

“Mereka memang berdomisili di Balikpapan, tapi bekerja di lokasi pertambangan batu bara yang tersebar di Kalimantan Timur,” katanya saat jumpa pers akhir tahun, Selasa (27/12/2016).

Asfiansyah menjelaskan, setelah melakukan pendataan pada korban PHK, pemerintah menggelar seminar motivasi yang diikuti ratusan tenaga kerja korban PHK. “Dua kali kita gelar motivasi dan ratusan yang ikut. Hal itu untuk memotivasi tenaga kerja agar tetap semangat setelah di-PHK. Mereka yang di-PHK mendapat pesangon,” bebernya.

Selanjutnya, tahun 2016 juga digelar kegiatan atau pelatihan wirausaha untuk membangkitkan tenaga kerja berwirausaha guna menciptakan lapangan pekerjaan dengan berwirausaha atau menjadi entrepreneur.

“Pelatihan dilakukan secara bertahap, dan tahun ini ada lebih dari 60 orang. Pelatihannya ada bidang kuliner, dan bidang lainnya yang bisa berwirausaha,” ulas Asfiansyah.

Selain itu, pihaknya menyebutkan, mereka yang di-PHK juga sebagian pulang ke daerah asal seperti ke Jawa dan Sulawesi.

Asfiansyah menambahkan, Pemerintah Kota juga mengirimkan surat edaran ke perusahaan-perusahaan diminta apabila melakukan PHK  berkoordinasi dengan Disnaker, perusahaan juga memberikan pesangon sesuai undang-undang tenaga kerja dan memberikan pelatihan kepada tenaga kerja yang di-PHK.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...