Tempat Usaha Cuci Pakaian di Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah

SABTU, 31 DESEMBER 2016
SAMPANG—Diduga akibat kosleting listrik membuat salah satu tempat jasa cuci pakaian (Loundry) di Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ludes dilalap si jago merah pada hari Sabtu (31/12/2016). Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak sampai menelan korban jiwa, hanya saja sejumlah isi tempat itu hangus menjadi arang.
Suasana Petugas Pemadam Kebakaran Sedang Memadamkan Api.
Kebakaran yang meludeskan tempat usaha cuci pakaian milik Sugiono diketahui saat para pekerja sedang berada di dalam ruangan bagian belakang, secara tiba-tiba ada percikan apa yang tidak diketahui asal-usulnya. Sehingga mereka yang berada di dalam berhamburan untuk menyelamatkan diri dan meminta pertolongan kepada warga agar ada yang membantu memadamkan api yang sudah membesar hingga atap rumah.

“Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wib, tetapi kami tidak tahu pasti apa yang menjadi penyebab kebakaran itu. Karena saya mengetahui setelah api sudah melalap sebagian barang-barang di tempat ini, ya mungkin akibat konsleting listrik,” kata Fauzi (50), salah seorang warga yang sedang turut memadamkan api, Sabtu (31/12/2016).

Disebutkan, bahwa kobaran saat kejadian itu api dengan cepat membesar melalap pakaian milik pelanggan yang sedang dikumpulkan dalam ruangan. Sehingga warga sangat kesulitan memadamkan api karena ketersediaan alat yang dimiliki cukup terbatas, akibatnya kobaran api terus membesar hingga perlahan-lahan barang-barang yang ada ditempat menjadi amukan api hingga menjadi arang.

“Pada waktu kejadian ada sekitar 400 kilogram ditempat ini, jadi semuanya itu terbakar, sehingga tidak ada satupun yang tersisia. Selain itu juga terdapat sebanyak 4 mesin cuci dan 1 mesin pengering menjadi sasaran api hingga menjadi arang,” jelasnya.

Sementara kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp700.000.000, pasalnya setiap unit mesin cuci yang hangus terbakar seharga Rp50.000.000. Kemudian ditambah barang-barang lain yang berada di dalam ruangan juga ikut terbakar. Sedangkan mobil pemadam kebakaran baru tiba setelah kobaran api sudah mulai mengecil karena dipadamkan oleh warga sekitar lokasi kejadian.

Jurnalis: M. Fahrul/Editor: Irvan Sjafari/Foto: M.Fahrul

Lihat juga...