hut

Perang Bubat Versi Komunitas Airsofter

SENIN 23 JANUARI 2017
BOGOR—Diceritakan bahwa kerajaan terakhir yang belum disatukan oleh Majapahit adalah Kerajaan Pakuan Padjajaran. Mahapatih Gajahmada menyarankan kepada Raja Hayam Wuruk untuk melakukan pernikahan dengan putri Kerajaan Padjajaran, Diah Pitaloka. Dengan begitu tidak perlu terjadi peperangan, pihak Majapahit menganggap persetujuan pernikahan Diah Pitaloka dengan Hayam Wuruk sebagai penyerahan diri kepada pihak Majapahit. 
Asosiasi Airsfot Brotherhood Unity Indonesia.
Maka pihak Majapahit mengundang pihak Kerajaan Padjajaran untuk datang ke Majapahit. Pihak Padjajaran pun melakukan pengawalan iring-iringan Ratu Diah Pitaloka ke Majapahit. Kehadiran Kerajaan Pajajaran dengan membawa sepasukan prajurit bersenjata ternyata dinilai sebagai bentuk penyerangan oleh pihak Majapahit. Singkat cerita, sepasukan prajurit Majapahit dibawah pimpinan Maha Patih Gajah Mada melakukan penyerangan kepada sepasukan prajurit Padjadjaran dibawah pimpinan Sri Baduga Maharaja. Yang membawa rombongan Diah Pitaloka. 
Peperangan itu yang memberi inspirasi dari asosiasi Airsoft Brotherhood Unity Indonesia (ABU) untuk dijadikan tema wargame Balabirawa. Arti dari  Balabirawa adalah  Pasukan Pemberani, sehingga para peserta Balabirawa adalah para airsofter pemberani menurut  Dondie Marciano, Panitia Balabirawa.
“Balabirawa adalah event tahunan wargame ABU dimana event ini bukan peserta melawan peserta, tapi peserta melawan panitia khusus” tim khusus yang disiapkan oleh Panitia berperan sebagai tim bertahan, jelas Dondie. 
“Balabirawa dilakukan setiap tahun di tempat yang berbeda,” kata Dondie. Peserta Perang Bubat yang diadakan oleh ABU Indonesia ini berasal dari 22 tim yang tergabung di dalam ABU Indonesia dari penjuru Indonesia “JABODETABEK, Yogyakarta, Magelang, Bali, Samarinda, dan Papua” kata Dondie ketika dihubungi oleh Cendana News 
Untuk tahun 2017 ini Balabirawa dilaksanakan di Grand Smesco Hills Cisarua, Bogor pada tgl 21-22 Januari 2017 dengan nama Balabirawa Vl bertemakan Perang Bubat. 
Ada dua skenario yang dimainkan pada event Balabirawa VI, Perang Bubat dimana dalam sejarah perang Bubat ini ada Raja Hayam Wuruk, Gajah Mada dan Putri Diah Pitaloka. Skenario pertama, Hayam Wuruk, Gajah Mada beserta pasukan Majapahit (team offense) menyerang pasukan kerajaan Padjajaran (defense). Pada skenario kedua 2, Hayam Wuruk , Gajah Mada dengan sisa pasukannya berusaha membebaskan Putri Diah Pitaloka dari para pasukan kerajaan Padjajaran. 
Wargame ini diadakan dari pukul 09:00 hingga 15:30. Kegiatan ini dihadiri oleh pengelola Grand Smesco Hills, dihadiri oleh Bapak Sujianto selaku kapolsek Cisarua dan mewakili polres Kabupaten Bogor, juga dihadiri perwakilan dari Baintelkam Mabes Polri serta support dari Menpora.  
“Bahkan Bapak Agung, perwakilan dari Baintelkam Mabes Polri  turut serta dalam tim “Majapahit. Para airsofter yang tergabung dalam wadah ABU itu sendiri dan para airsofter di luar ABU dan sifat nya untuk umum. Kita bagi dua tim, tim Majapahit (Penyerang) 61 orang dan tim Padjajaran (Bertahan) 28 orang” pungkas Dondie.  
Jurnalis:  Yohannes Krishna Fajar Nugroho/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Yohannes Krishna Fajar Nugroho
Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!