Puluhan Rumah Warga di Wolomarang Sikka Terendam Banjir

MINGGU, 8 JANUARI 2017

MAUMERE — Puluhan rumah warga RW 06 keluarahan Wolomarang kecamatan Alok Barat kota Maumere kabupaten Sikka sejak Sabtu (7/1/2017) terendam banjir akibat luapan air dari hujan lebat yang mengguyur sekitar pukul 11.00 WITA sampai 1.00 WITA.
Beberapa rumah di bagian tengah jalan yang terendam banjir dan terisolir
Selama lima jam diguyur hujan, air dari perbukitan di sebelah selatan mengalir deras menggenangi rumah warga yang berada di bagian utara kota Maumere dan menyebabkan puluhan rumah tergenang air bahkan sebuah rumah ikut terbawa banjir.
Philipus Badi, warga Maumere yang ditemui Cendana News, Minggu (8/1/2017) pagi di lokasi banjir mengatakan, daerah Waidoko dan sekitarnya ini memang daerah rawan banjir dan sudah terbiasa kalau musim hujan pasti rumah warga terendam.
Namun Badi mengakui banjir yang terjadi kemarin, Sabtu (7/1/2017) merupakan banjir yang sangat besar sehingga jalan raya menjadi macet akibat banyak kendaraan bermotor yang tidak berani melintas.
“Ini jalan raya satu-satunya yang menghubungkan wilayah barat dan timur kota Maumere serta termasuk dalam jalur jalan trans utara Flores sehingga bila ketinggian air tidak memungkinkan otomatis transportasi akan lumpuh,”sebutnya.
Sebuah rumah yang halamannya mash terendam banjir
Ketua RT 30 RW 6 kelurahan Wolomarang, Mokhtar menyebutkan, ketinggian air banjir kemarin tidak seperti biasanya dimana ketinggian air bisa mencapai 70 sentimeter bahkan terus meningkat.
Banjir kali ini sebutnya merupakan banjit terbesar yang dialaminya selama puluhan tahun dirinya menetap di kelurahan ini. Bahkan sebuah rumah milik Nurdin ikut terbawa banjir.
“Kami berharap agar pemerintah segera mencari solusi untuk mengatasi banjir ini agar warga bisa tidur tenang saat terjadi hujan dan tidak takut rumahnya terendam banjir,” ungkapnya.
Pantauan Cendana News di lokasi banjir, air dengan ketinggian sekitar 30 hingga 50 sentimeter masih menggenangi beberapa rumah warga dan memenuhi pekarangan rumah persis di sebelah utara jalan raya.
Air banjir masih mengalir melewati jalan raya sehingga kendaraan bermotor terpaksa memperlambat laju kendaraan. Beberapa warga di bagian utara jalan sedang membersihkan rumah dan perabotan yang terendam banjir.
Air sisa banjir masih mengalir melewati jalan raya utama
Terlihat seorang pemilik kios yang berada di pinggir jalan sedang mengeluarkan barang dagangan dan menjemurnya di bagian pinggir aspal jalan. Begitu juga bengkel kayu di sebelah timur beberapa karyawan sedang merapikan kayu-kayu dan memisahkan beberapa kayu yang terendam banjir dan menjemurnya.

Jurnalis : Ebed de Rosary / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary

Lihat juga...