Sanggar Tari se-Kalselteng Unjuk Kebolehan di HUT ke-57 Barito Kuala

269
MINGGU, 8 JANUARI 2017

MARABAHAN — Sedikitnya, 17 sanggar kesenian tari se-Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah ikut unjuk kebolehan dalam menyemarakkan Hari Jadi ke-57 Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Peserta pertunjukan tari bertajuk Festival Karya Tari Daerah Serumpun Melayu Pesisir, itu terdiri atas Sanggar Wahana Budaya Daerah, Sanggar Intan Manuah (Kota Palangka Raya), Sanggar Seni Indang Nyaho (Kabupaten Kotawaringin Timur), dan Sanggar Tingang Bajenta, Sanggar Tingang Menteng Pahunjung Tarung (Kabupaten Kapuas).
Peserta unjuk kebolehan di Festival Tari Daerah Serumpun Melayu Pesisir
Kepala Bidang Seni Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Barito Kuala, Muswidah, mengatakan, sudah selayaknya seni dan budaya tari dilestarikan melalui berbagai bentuk pertunjukan. 
“Seperti festival dan lainnya agar terus lestari serta semakin tumbuh dan berkembang di kalangan generasi muda,” kata Muswidah saat membuka festival di Lapangan 5 Desember, Kota Marabahan, Sabtu malam (7/1/2017).
Selain tari, pertunjukan pementasan kesenian seperti reog, wayang kulit, mamanda, festival kuda lumping, musik gambus, kuntaw, musik panting, dan lomba lagu Banjar ikut menyemarakkan ulang tahun Kabupaten Barito Kuala.
Menurut Muswidah, pagelaran festival tari ini dalam rangka pembinaan kreativitas terhadap grup tari agar tetap berekreasi, eksis, dan berkembang. Melalui festival tari serumpun, dia berharap kesenian tari daerah melayu pesisir yang ada di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah bisa lebih berkembang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Barito Kuala, Supriyono mengatakan, seni tari merupakan hasil budaya dan peradaban dalam wujud keindahan yang menjadi ciri khas masyarakat dan daerah. Ia berharap,   seluruh peserta dan sanggar seni untuk senantiasa mengemban amanah melestarikan seni dan budaya daerah. 
“Teruslah berkarya dan berkreativitas agar keindahan seni dan budaya tetap lestari dan dikenal masyarakat sepanjang zaman,” ujar dia.
Adapun sanggar tari asal Kalimantan Selatan, seperti Sanggar Galuh Banjar, Sanggar Dapur Teater, Sanggar Anum Banua Etnika, Sanggar Kambang Barenteng, IKALASTRI (STKIP PGRI), Sanggar Seni SMAGRIDA, Sanggar Bunga Anggrek, dan Sanggar PERPEKINDO (Kota Banjarmasin).
Selanjutnya Sanggar Kemilau Intan (Kota Banjarbaru), Sanggar Suluh Banua dan Sanggar Seni Langit Tanjung (Kabupaten Tabalong), Sanggar Rindang Bahalap (Kabupaten Barito Kuala). Masyarakat nampak antusias melihat pertunjukan seni tari di pusat ibu kota dari kabupaten terpencil itu.

Jurnalis : Diananta P Sumedi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Diananta P Sumedi

Baca Juga
Lihat juga...