hut

Stok Cabe di Manokwari Menipis, Harga Bertahan di Level Rp 90 Ribu Per Kilogram

RABU, 4 JANUARI 2017 

MANOKWARI — Sudah sebulan penuh harga cabe atau disebut juga rica kecil di sejumlah pasar di Manokwari masih bertahan di level Rp 90 ribu per kg.  Memang, ketika Natal dan tahun baru 2017 sempat mengalami kenaikan. Harga cabe masih bertahan di level Rp 90 ribu per kg lantaran stok cabe di pasaran mulai menipis. Sejumlah pedagang hanya menghabiskan stok lama agar bisa laku di pasaran sehingga pedagang tidak merugi.

Pedagang cabe di Pasar Wosi, Manokwari.

Untuk stok cabe yang baru dari petani, hingga saat ini, belum ada. Hal ini disebabkan karena para petani belum mengirimkan cabe ke Manokwari, lantaran sejumlah petani masih larut dalam suasana tahun baru 2017 dan Natal. Selain itu, sejumlah ladang petani rusak lantaran diterpa cuaca buruk. Akibat stok cabe mulai menipis di sejumlah pasar di Manokwari, para pedagang menaikkan harga cabe hingga tembus ke level Rp 90 ribu per kg.

“Justru karena kenaikan harga cabe ini, para pedagang mengalami kerugian, lantaran para pembeli sepi untuk membeli cabe. Berbeda dengan harganya yang masih normal dulu, sejumlah pembeli beramai-ramai untuk membeli cabe,” demikian kata Adi, salah satu pedagang cabe di Pasar Wosi ketika ditemui, Rabu (4/1/2017).

“Saya terpaksa tidak menjual cabe kecil lantaran stok dari petani belum dikirim sehingga saya hanya menjual cabe besar dan cabe keriting. Harganya tidak mengalami kenaikan, masih bertahan di level Rp 20 ribu per kg,” ujarnya lagi.

Para pedagang berharap agar harga cabe bisa normal kembali sehingga omset pedagang di sejumlah pasar di Manokwari bisa meningkat seperti hari sebelumnya. Sementara untuk bahan kebutuhan lainnya, kembali normal setelah di bulan Desember 2016 lalu juga sempat mengalami kenaikan menjelang Natal 2016 dan tahun baru 2017.

Jurnalis: Takdir / Editor: Satmoko / Foto: Takdir

Lihat juga...