14 Universitas Ikuti Kompetisi Peradilan Semu Pidana di Manado

209

JUMAT, 10 FEBRUARI 2017
MANADO — Sebanyak 14 universitas di Indonesia mengikuti Kompetisi Peradilan Semu Pidana Tingkat Nasional, memperebutkan piala Mahkamah Agung ke-20 yang digelar di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Pelaksanaan kegiatan ini dibuka secara resmi oleh perwakilan Mahkamah Agung dan pemerintah daerah pada Jumat (10/2/2017) di gedung Rektorat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Perwakilan peserta, panitia, perwakilan pemerintah daerah, Kejaksaan, Kepolisian, dan Mahkamah Agung.

Project Officer Kompetisi Peradilan Semu Pidana Tingkat Nasional, Trendy Danyel Walansendow, mengatakan, dalam pertandingan ini diharapkan seluruh peserta bisa menjunjung tinggi sportivitas karena kesuksesan acara kompetisi tingkat Nasional ini bukan hanya milik panitia tapi juga seluruh peserta.

“Pelaksanaan kompetisi ini akan digelar selama empat hari mulai 10-13 Februari 2017. Hari ini didahului dengan pembukaan sedangkan pertandingan akan digelar pada Sabtu hingga Minggu besok yang akan diikuti oleh ratusan peserta. Penutupan serta pengumuman pemenang akan digelar pada Senin mendatang,” kata Walansendow pada Cendana News, Jumat (10/2/2017) di gedung Rektorat Unsrat.

Direktur Asian Law Students Association (ALSA) Unsrat, Risman Marten Parinding, mengungkapkan, merasa bangga kegiatan ini bisa diadakan di Manado, karena sepanjang sejarah sejak 20 tahun Kompetisi Peradilan Semu Pidana Tingkat Nasional ini digelar, baru pertama kali diadakan di Unsrat Manado sebagai tuan rumah. Karena itu Parinding berharap tetap menjaga kekeluargaan selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Yap Arfan Rafael yang mewakili Ketua Pengadilan Tinggi Sulut dan Mahkamah Agung menegaskan, dalam Kompetisi Peradilan Semu Pidana Tingkat Nasional yang ke-20 ini sengaja mengambil materi tentang narkoba. Karena penyalahgunaan narkotika di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan bagi bangsa dan negara. Korban penyalahgunaan narkotika selalu dari kalangan muda sehingga jika generasi muda sudah rusak, maka negara juga bisa hancur.

“Kita harapkan dari kompetisi ini dapat memberikan pemahaman yang baik dan benar kepada para mahasiswa, baik secara teori maupun praktik terutama para juara nanti. Karena akan menjadi kebanggaan pada lembaga dan pribadinnya, yang bisa diterapkan saat menjadi penegak hukum, baik di Kepolisian maupun Kejaksaan atau sebagai pengacara,” tegasnya.

Peserta kompetisi dari 14 universitas di Indonesia.

Berikut nama-nama universitas yang akan mengikuti Kompetisi Peradilan Semu Pidana Tingkat Nasional di Manado, yaitu Universitas Andalas, Universitas Aceh, Universitas Sriwijaya Palembang, Universitas Indonesia Depok, Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto, Universitas Dipenogoro Semarang, Universitas Gadjah Mada DIY, Universitas Airlangga Jawa Timur, Universitas Jember, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Udayana Denpasar, Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Tarumanegara, dan Universitas Islam Makassar.

Jurnalis: Ishak Kusrant / Editor: Satmoko / Foto: Ishak Kusrant

Baca Juga
Lihat juga...