banner lebaran

Akibat Angin Kencang, Pemda Sikka akan Lakukan Pemangkasan Pohon

91
SELASA, 14 FEBRUARI 2017

MAUMERE — Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka akan melakukan pemangkasan dan penebangan pohon di sepanjang jalan di Kota Maumere yang dinilai berpotensi tumbang dan rantingnya patah serta mengganggu keselamatan pengendara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka, Ir. Yunida Pollo.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka, Ir. Yunida Pollo, saat ditemui Cendana News usai rapat koordinasi terkait bencana di Kantor Bupati Sikka, Senin (13/2/2017).

Dikatakan Yunida, dinasnya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan sedang melakukan pendataan pohon yang berpotensi tumbang. Selain itu, ada beberapa warga yang sudah melaporkan adanya pohon yang akan tumbang dan diminta untuk ditebang.

“Mesin pemotong kami hanya satu sehingga kami akan lakukan penebangan pada beberapa pohon yang kemungkinan besar berpotensi tumbang terlebih dahulu. Baru melakukan pemangkasan di beberapa lokasi,” ujarnya.

Yunida menjelaskan, saat bencana angin kencang melanda Kabupaten Sikka, Selasa (7/2/2017), banyak pohon yang berada di beberapa ruas jalan di dalam Kota Maumere seperti di Jalan El Tari, Jalan Cempaka Perumnas, di belakang gereja Thomas Morus, Taman Kristus Raja, dan di dekat kantor BPD NTT, roboh diterpa angin.

Terkait pepohonan yang berada di Jalan Kesehatan dan Soekarno-Hatta, jelasnya, dinasnya sudah melakukan rapat koordinasi dengan masyarakat dan lembaga terkait untuk meminta agar pohon tersebut ditebang sendiri oleh lembaga dan perorangan.

“Kami sudah meminta agar warga melakukan penebangan dan bila masyarakat menebangnya sendiri, maka kami akan membantu biaya bahan secukupnya,” ungkapnya.

Yunida mengakui, mesin pemotong juga hanya satu sehingga saat ada pohon tumbang ketika ada bencana angin kencang, Selasa (7/2/2017),  pihaknya prioritaskan dahulu dan setelahnya baru akan melakukan pendataan kembali pohon yang sudah tua dan berpotensi tumbang.

Pepohonan yang rimbun di jalan negara trans Flores di dalam Kota Maumere.

“Ada beberapa pohon yang sudah kami tebang berdasarkan permintaan masyarakat dan lembaga seperti pohon asam Jawa di samping kantor BNI yang sudah tua dan terancam tumbang,” pungkasnya.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.