Angin Kencang Robohkan Atap SMK Budi Luhur Maumere

35

SELASA, 7 FEBRUARI 2017

MAUMERE — Atap sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Budi Luhur Maumere, Kabupaten Sikka yang berada di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, rubuh dan terbawa angin kencang sekitar pukul 13.00  WITA. Angin kencang juga menerbangkan atap sekolah Al Muhajirin di Kelurahan Madawat, Perumnas Maumere, dan SMPN 1 Reroroja Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, sekitar pukul 13.30 WITA hingga pukul 18.00 WITA.

Atap SMK Budi Luhur yang terbang terbawa angin kencang.

Saat ditemui Cendana News di lokasi sekolah SMK Budi Luhur, Selasa (7/2/2017), Anton, salah seorang staf mengatakan, angin kencang yang bertiup secara terus-menerus awalnya membuat rangka atap bangunan sekolah miring hingga akhirnya dihempas angin dan jatuh ke bagian belakang sekolah.

“Angin kencang memang mulai membuat beberapa atap beterbangan sekitar pukul 12.30 WITA dan semakin kencang sehingga rangka atap miring perlahan dan akhirnya jatuh diterpa angin,” ujarnya.

Ditambahkan Anton, usai rangka atap di bagian tengah bangunan ambruk, seng di kedua sisi atap sekolah yang tersisa pun perlahan demi perlahan ikut terbang terbawa angin kencang.

“Saya kaget saat angin kencang menerbangkan rangka atap yang utuh dan saat ke bagian depan, angin sudah semakin kencang sehingga seng lainnya pun yang tersisa ikut terbang,” tuturnya.

Meski demikian, Anton bersyukur, sebab saat kejadian anak-anak sekolah sudah dipulangkan sejak pagi saat pihak sekolah melihat kondisi angin semakin kencang dan takut akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, Muhamad Daeng Bakir yang ditemui Cendana News di lokasi sekolah mengatakan, hingga pukul 15.00 WITA, pihaknya sudah mendapat pengaduan dari masyarakat terkait beberapa sekolah yang juga mengalami hal serupa.

Dikatakan Daeng Bakir, SMPN 1 Reroroja juga atap 5 ruang kelasnya terbang terbawa angin serta MIS Al Muhajirin di Perumnas beberapa seng terlepas dan terbawa angin kencang.

“Saya sudah menerjunkan pegawai kami untuk berkeliling melakukan pemantauan dan pendataan di beberapa lokasi yang dilaporkan warga agar bisa diambil langkah-langkah selanjutnya untuk penanganannya,” terangnya.

Selain itu, kata mantan Kepala Dinas Kehutanan, Kabupaten Sikka ini, BPBD Sikka membuka posko pengaduan dan menyiagakan petugas yang stand by 24 jam di kantor agar bisa segera bergerak ke lokasi yang dilanda bencana.

Disaksikan Cendana News di lokasi SMK Budi Luhur, Maumere, atap seng di kedua sisi sudah mulai terlepas dan sekitar pukul 18.00 WITA kerusakan sudah semakin parah. Hanya tersisa beberapa lembar seng di atapnya.

Atap seng MIS Al Muhajirin yang terlepas akibat diterpa angin kencang.

Data yang diperoleh menyebutkan, bangunan sekolah 2 lantai ini memiliki 24 ruang kelas. Masing-masing lantai terdapat 12 ruang kelas. Jumlah yang bersekolah di tempat ini sebanyak 124 orang.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.