banner lebaran

Atasi Kekeringan dan Banjir, Cek Dam Senilai Rp 1,3 T Segera Dibangun

110

SABTU, 18 FEBRUARI 2017

PADANG — Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat akan membangun cek dam sebagai solusi dari permasalahan dalam penyerapan air yang kurang baik. Hal tersebut terlihat ketika hujan turun yang mengakibatkan banjir dan genangan air disejumlah daerah.

Cek Dam di Air Pacah Koto Tangah Padang

Walikota Padang, Mahyeldi mengatakan, penyebab tidak mampu melakukan penyerapan air, karena Kota Padang tak memiliki penahan air yang cukup.

“Saat ini satu-satunya cara untuk mengatasi ialah pembangun cek dam,” ujar Mahyeldi ketika dihubungi, Sabtu (18/2/2017).

Ia menjelaskan, cek dam tersebut dibangun di Batang Kuranji melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 1,3 trilun dan akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang.

Walikota Padang, Mahyeldi

Disebutkan, seiring dengan rencana pembangunan cek dam, Pemko Padang juga menyiapkan pembangunan embung. Embung juga perlu dibangun karena bisa dijadikan sebagai tempat cadangan air minum dan yang lainnya.

“Untuk lahannya kita siapkan 60 hektare untuk satu pembangunan embung, sementara ditargetkan akan dibangun 27 embung yang tersebar disejumlah kecamatan di Padang,” tutupnya.

Sebelumnya, pembangunan cek dam yang berada di Air Pacah Padang, menjadi tempat wisata dadakan bagi masyarakat setempat, meskipun pembangunan cek dam dalam kondisi rusak akibat terjang air bah.

Wisata dadakan itu telah mengakibatkan satu orang meninggal dunia karena terseret air. Sejak itu, Pemko Padang melarang warga untuk melakukan aktifitas mandi terkhusus bagi warga yang ingin berwisata.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Muhammad Noli Hendra

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.