Banjir Bandang Masih Berlanjut, 4.510 Warga di Kota Bitung Diungsikan

43
SENIN, 13 FEBRUARI 2017

MANADO — Cuaca buruk yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara (Sulut), mengakibatkan Kota Bitung masih diguyur hujan ringan hingga hujan lebat sehingga berdampak pada banjir banjir bandang dan tanah longsor. Data yang diterima Cendana News melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung menyebutkan, hingga hari kedua banjir bandang, jumlah pengungsi sudah mencapai 4.510 jiwa dan tersebar di sejumlah tempat, di empat kecamatan yang terkena banjir.

Situasi banjir yang melanda Kota Bitung.

Kepala BPBD Kota Bitung, Frangki Ladi, mengatakan, akibat banjir dan longsor di Kota Bitung, 2 orang warga jadi korban dan mengalami luka ringan serta patah tulang dan sudah dilarikan ke rumah sakit, sedangkan satu lagi masih dinyatakan hilang.

“Saat ini Kota Bitung masih dilanda hujan sehingga banjir susulan masih terjadi. Kami mengimbau warga terus waspada karena cuaca buruk masih terjadi,” kata Frangki pada Cendana News. Senin (13/2/2017).

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Sulut, Noldy Liow, menyatakan, cuaca ekstrem yang terjadi di Sulut menyebabkan sejumlah daerah di Sulut terkena banjir dan tanah longsor. Dia mengatakan, daerah-daerah tersebut, yaitu Kabupaten Minahasa Selatan, Minahasa Induk, Kota Tomohon, dan Kota Bitung.

“Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, telah berada di Bitung untuk mengunjungi dan memberikan bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor yang didampingi Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan unsur Muspida,” ungkapnya.

Situasi banjir bandang, petugas bahu-membahu dengan warga mengatasi banjir.

Liow menambahkan, hujan deras di Gunung Dua Saudara telah mengakibatkan banjir kiriman di 11 kelurahan dan 4 kecamatan di Kota Bitung. Sejumlah kecamatan yang terendam banjir adalah Kecamatan Aer Tembaga Maesa, Lembeh Utara, dan Lembeh Selatan. Selain itu, hujan deras juga mengakibatkan longsor di beberapa tempat di Kota Bitung dan saat ini tanggap darurat sudah ditetapkan hingga 14 hari ke depan. 

Jurnalis: Ishak Kusrant / Editor: Satmoko / Foto: BPBD Bitung

Baca Juga
Lihat juga...