banner lebaran

Banjir dan Longsor Landa Ratusan Rumah di Kota Bitung

109
MINGGU, 12 FEBRUARI 2017

MANADO — Cuaca buruk dan hujan deras yang terjadi di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara (Sulut) menyebabkan banjir bandang dan longsor di kota Bitung. Dari keterangan yang diterima Cendana News pada Minggu (12/2/2017), penyebab banjir dan longsor di kota Bitung karena curah hujan yang tinggi sejak Sabtu (11/2/2017) kemarin.
Upaya penangan bencana
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota, Bitung Alfindo menyebutkan, ada empat Kecamatan yang terendam banjir yaitu Maesa, Aertembaga, Lembeh Utara dan Lembeh Selatan, sementara tujuh Kelurahan yaitu Pateten tiga, Winenet Satu dan Dua, Aertembaga Satu, Tandurusa, Wawali, dan Pintu Kota. Sedangkan longsor terjadi di Kecamatan Tandurusa, Papusungan, Mawali dan Kelurahan Pintu Kota.
“Jumlah rumah yang tergenang banjir saat ini sementara di perkirakan mencapai 600 rumah, dan tanah longsor ada 30 rumah” tegasnya.
Alfindo mengatakan, untuk jumlah kepala keluarga (KK) yang rumahnya terkena banjir sekitar 650 KK dan saat ini tim terpadu kota bitung melakukan upaya tanggap darurat.
“Tanggap darurat yang dilakukan, pertama mengevakuasi warga yang terkena banjir dan longsor, membersihkan got-got yang tersumbat, membuka akses jalan yang tertutup material longsor, menggunakan alkon untuk mengeluarkan air yang menggenangi rumah warga, dan persiapan pendirian dapur umum. Semua kegiatan ini kita koordinasikan di posko utama yang berada di kantor BPBD kota Bitung,” kata Alfindo.

Jurnalis : Ishak Kusrant / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Istimewa

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.