Banyak Permintaan, PLN Kalianda Pasang Ratusan Tiang Listrik di Jalinsum

82

RABU, 8 FEBRUARI 2017

LAMPUNG — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, melakukan penambahan ratusan tiang listrik di sepanjang ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), ruas Kalianda hingga perempatan Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Rabu (8/2/2017). Penambahan ratusan tiang listrik setinggi 9 meter itu dilakukan, karena banyaknya permintaan warga, seiring banyaknya pembangunan rumah baru pasca ganti rugi lahan pembanguna Jalan Tol Trans Sumatera.

Petugas memasang tiang listrik.

Salah-satu petugas pemasang tiang listrik, Edi (30), mengatakan, tambahan ratusan tiang listrik dari PLN tersebut dipasang mulai dari Gardu Induk Kalianda dan dikerjakan oleh pihak ketiga dari PT Wika. Pemasangan tiang listrik dilakukan guna menambah kabel listrik yang ada di sepanjang Jalinsum, karena banyaknya permintaan dari pelaku usaha di sepanjang Jalinsum. Pemasangan kabel tersebut tepat berada di bawah tiang listrik sebelumnya, yang merupakan kabel terbuka dan sudah terpasang selama bertahun-tahun dan disalurkan dari Gardu Induk PLN Kalianda Lampung Selatan.

“Pada tahap pertama, kami dari PT. Wika Tegineneng melakukan pemasangan tiang dari beton yang akan dilakukan setelah pemasangan tiang listrik seluruhnya selesai dan disalurkan ke masyarakat di sepanjang Jalan Lintas Sumatera,“ terangnya.

Edi menjelaskan, pemasangan tiang listrik setinggi 9 meter dilakukan dengan teknik penggalian manual, sementara proses pendirian tiang listrik tersebut menggunakan alat khusus sejenis crane mini yang ada pada kendaraan operasional. Pemasangan tiang listrik tersebut menjadi langkah pihak PLN untuk memenuhi permintaan warga masyarakat yang membutuhkan penyambungan instalasi baru.

Salah-satu warga Desa Kekiling, Sopian, mengatakan, penambahan tiang listrik baru di sejumlah titik tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, terutama pasca pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), dengan banyaknya warga yang pindah rumah, karena relokasi pasca penggantian rugi lahan untuk pembangunan JTTS. Kepindahan rumah tersebut menurut Sopian mengakibatkan bertambahnya kebutuhan akan pemasangan sambungan listrik baru. “Banyak warga yang tergusur akibat proyek Tol Sumatera, sehingga warga membutuhkan pemasangan jalur listrik baru seiring dengan pembangunan rumah baru,” ungkapnya.

Gardu Listrik PLN Ranting Kalianda.

Pemasangan listrik baru tersebut, lanjut Sopian, rata-rata menggunakan listrik pra bayar menggunakan token listrik, sehingga lebih memudahkan para pelaku usaha yang membutuhkan listrik, dan pemasangan tiang listrik baru tersebut diharapkan akan membantu warga dalam menjalankan usaha.

Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.