Batas Akhir Pendataan, Pasar Higienis Kalianda Makin Ramai

RABU, 1 FEBRUARI 2017

LAMPUNG — Keberadaan pasar higienis ikan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Dermaga Bom Kalianda hingga awal tahun 2017 belum ditempati oleh sebagian pedagang ikan yang ada di wilayah Dermaga Bom Kalianda. Bahkan dari puluhan lapak yang ada masih ditempati belasan pedagang ikan yang telah menempati pasar ikan higienis di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Dermaga Bom, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Salah satu pedagang ikan laut dan ikan tawar di lapak nomor 7, Yuliana (40), mengungkapkan, batas waktu bagi para pedagang ikan yang diwajibkan menempati pasar ikan higienis tersebut dibatasi hingga (1/2/2017), terutama untuk pedagang ikan yang selama ini menjual ikan di luar tempat tersebut.

Jalan Pratu M. Amin yang sebelumnya digunakan untuk berjualan ikan sudah sepi, pedagang ikan sudah pindah.

Yuliana mengungkapkan, sebelum penertiban, sejumlah pedagang menjual ikan di sepanjang jalan dengan membuat lapak buatan sendiri sehingga pasar ikan higienis terlihat sepi dan hanya ditempati beberapa pedagang ikan. Ia bahkan mengakui, sejak dibangun hampir setahun lalu, pasar ikan higienis sepi hingga akhirnya ada ketegasan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lampung Selatan mewajibkan penjual ikan berjualan di pasar ikan higienis yang disediakan dan akan menindak tegas pedagang yang berjualan sembarangan.

“Awalnya memang banyak yang menolak. Namun untuk sisi positifnya sebagian pedagang akhirnya mau pindah dan hari ini merupakan hari terakhir untuk pendataan. Karena akan dilakukan pendataan ulang bagi yang sudah lama berjualan di sini serta pedagang baru yang pindah dari pinggir jalan,” ungkap Yuliana saat berbincang dengan Cendana News di pasar ikan higienis pusat pendaratan ikan Kalianda, Rabu sore (1/2/2017).

Yuliana bahkan menunjukkan sebuah papan white board yang terpasang di dinding, adanya pengumuman pada (1/2/2017) yang menyatakan pedagang di lapak ikan harap segera mengumpulkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 2 lembar dan foto diri 4×6 sebanyak 2 lembar. Penetapan hari terakhir tersebut, ungkap Yuliana yang menempati lapak tersebut sejak awal dibangunnya pasar ikan higienis mengaku, berlaku bagi pedagang ikan yang telah lama serta pedagang ikan baru untuk penyamarataan. Ia juga mengakui setelah pengumpulan data tersebut seluruh pedagang akan dikumpulkan untuk melakukan rapat terkait pembagian lapak, biaya sewa serta ketentuan-ketentuan yang berlaku di pasar ikan higienis tersebut.

Yuliana pun mengaku, setelah proses pendataan dan verifikasi para pedagang, seluruh pedagang ikan yang saat ini berjumlah sekitar 33 pedagang akan mendapatkan sertifikat serta mendapatkan lapak. Meski demikian, mengenai jumlah sewa lapak setiap bulannya, menurut Yuliana masih akan dibahas secara bersama antara pengelola pasar ikan higienis tersebut. Ia mengakui dengan berpindahnya para pedagang ikan di sepanjang jalan ke pasar ikan higienis tersebut, jumlah pembeli semakin ramai dan ia tak merasa khawatir akan adanya persaingan antarpedagang ikan karena setiap pedagang ikan memiliki jenis ikan yang berbeda- beda.

“Soal rejeki sudah ada yang atur, jadi tak perlu takut bersaing toh dagangan kami beda-beda meski semuanya ikan. Ada ikan tawar dan ada ikan laut serta konsumen juga seleranya beragam. Ada yang suka ikan laut maupun ikan tawar, jenisnya pun beragam,” terang Yuliana.

Yuliana (baju merah) melayani pembeli ikan di lapaknya.

Hingga sore ini, menurut Yuliana yang juga merupakan salah satu pedagang yang sudah lama berada di pasar ikan higienis tersebut, sebagian besar pedagang telah menyerahkan persyaratan untuk bisa berjualan di pasar ikan higienis. Selain itu jalan menuju ke pasar ikan higienis saat ini mulai bersih dan rapi tidak seperti sebelumnya yang dipenuhi lapak para pedagang ikan sehingga kerap menimbulkan kemacetan terutama pada saat sore hari. Kepindahan ke pasar ikan higienis tersebut, diakuinya, selain nyaman, aman, lokasi parkir yang luas, pengunjung yang hanya berniat untuk melihat suasana Dermaga Bom Kalianda juga akan tertarik membeli ikan karena semakin banyak pilihan ikan yang dijual oleh puluhan pedagang ikan di lokasi tersebut.

Sementara itu, pedagang ikan lainnya, Andi (34) mengaku, mulai berjualan di pasar ikan higienis tersebut sejak empat bulan lalu. Ia mengaku, kini penjual ikan di pasar tersebut semakin banyak dan nuansa pasar ikan semakin terlihat dan semakin banyak pilihan. Sebab, sebelumnya pedagang yang menempati lapak hanya sedikit, bahkan lapak yang berjumlah puluhan tersebut sebagian besar masih kosong. Batas akhir penyerahan dokumen persyaratan hingga sore hari, pada Rabu (1/2/2017). Diharapkan akan semakin menjadikan pasar ikan higienis Kalianda menjadi tujuan untuk tempat membeli ikan. Dua los sebelah barat dan sebelah timur telah disiapkan dengan sistem penomoran ganjil dan genap untuk memudahkan pedagang mengetahui lapak yang menjadi haknya.

Sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lampung Selatan, telah melakukan penertiban para pedagang ikan yang ada di sepanjang Jalan Pratu M. Amin Lingkungan I Kalianda Bawah, Kecamatan Kalianda, yang menempati sejumlah lapak pinggir jalan. Penertiban yang langsung dilakukan oleh tim dari Dinas Perikanan dan Kelautan dipimpin oleh Zainudin selaku UPT Kelautan, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, pada (23/1/2017) lalu.

Setelah melalui sosialisasi, pendekatan serta imbauan secara persuasif kepada para pedagang ikan yang membuat lapak sepanjang Jalan Pratu M. Amin tersebut, akhirnya para pedagang berangsur-angsur mulai pindah. Laporan dari masyarakat terkait imbas keberadaan lapak penjual ikan di sepanjang jalan tersebut di antaranya karena sepanjang jalan tersebut merupakan akses menuju sejumlah lokasi wisata.

“Ya sudah ditertibkan dan sekarang lebih bersih dibanding bulan lalu, karena sebagian pedagang sudah menempati pasar higienis yang disediakan pemerintah, karena kalau bersih enak dipandang mata,” ungkap Sodik, warga Kalinda Bawah.

Pasar ikan higienis mulai ramai didatangi pembeli.

Pasca ditinggalkan, para pedagang ikan yang menempati lapak-lapak di pasar ikan higienis Kalianda Lampung Selatan, mendapat kunjungan pembeli yang cukup banyak. Pasar ikan higienis tersebut berdasarkan pantauan Cendana News mulai ramai sejak pukul 15.00 WIB hingga menjelang malam hari terutama setelah proses lelang di tempat pelelangan ikan Dermaga Bom Kalianda yang sudah berlangsung sejak pukul 14.30 WIB.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Lihat juga...