BMKG Balikpapan Tambah Alat Pemantau Hujan

126
JUMAT 17 FEBRUARI 2017
BALIKPAPAN—Untuk meningkatkan pengamatan curah hujan di Kalimantan Timur dan Utara, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balikpapan tahun ini menambah tiga jaringan pengamatan curah hujan (Automatic Rain Gate). Ketiganya dipasang di beberapa wilayah di Kaltim. 
Kepala BMKG Balikpapan Imam Mashudi.
Kepala BMKG Balikpapan, Imam Mashudi menjelaskan alat pemantau hujan itu namanya ARG akan dipasang di daerah yang representatif dalam pencatat hujan. 
“Untuk tempat pemasangannya masih dikaji, dan masih koordinasi dengan peralatan lain supaya datanya tidak tumpang tindih. Di daerah sentra pangan dan bisa menambah jaringan pos pengamatan curah hujan,” jelasnya Jumat (18/2/2017).
Pos pengamatan hujan ini berfungsi meningkatkan keakuratan prakiraan cuaca. Pos pengamatan hujan ini memiliki alat pengukuran baik otomatis dan manual. 
Lanjut Imam, pos pengamatan inj juga dapat membantu bidang pertanian khususnya penyuluhan pertanian. “Yang manual diukur dulu kayak di penyuluhan pertanian, bisa membuat analisa prakiraan, kebutuhan pertanian untuk perbanyak data,” terangnya. 
Menurutnya, bantuan alat jaringan pemantau curah hujan itu merupakan bantuan BMKG Pusat. Adapun jumlah alat pengamatan hujan saat ini sudah lebih dari 70 alat yang dipasang di Kaltim. 
“Untuk persis detail berapa ada di Samarinda. Seingat saya sudah banyak, ada di atas 70 alat,” ujarnya. 
Selain itu, Imam menambahkan akan memasang sistem informasi curah hujan bagi bandara-bandara perintis yang ada di pedalaman. 
“Kalau bandara di Balikpapan sudah lengkap alatnya. Pokoknya di bandara lainnya untuk kepentingan penerbangan,” tandasnya. 
Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.