banner lebaran

Borong dan Balang Tonjong Penjaga Resapan Air Kota Makassar

267
KAMIS 2  FEBRUARI 2017

MAKASSAR—Kota Makssar punya dua benteng resapan air -sekaligus juga tempat persedian air minum. Yang pertama Waduk Borong. Waduk seluas 40 hektare yang terletak di Jl. Bitoa Lama, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala  menjadi wilayah resapan air bagi tiga kecamatan sekitarnya, yakni, Manggala, Panakukkang dan Rappocini.
Waduk Borong.
Wali Kota Makassar Muhamad Ramandhany Pamanto akan megoptimalkan pemanfaatan dari waduk borong ini dengan cara menambah kapasitas penampungan air di waduk tersebut dengan jalan dikeruk, hal tersebut perlu dilakukan lantaran ketinggian tanah disekitar waduk cukup rendah, sehingga ketika hujan deras tiba, terjadi genangan air yang merendam pemungkiman warga di wilayah itu
Selain itu penambahan kapasitas penampungan air ini mempunyai fungsi untuk  dijadikan sebagai salah satu tempat destinasi wisata dan lokasi budidaya ikan, sehingga berdampak positif bagi mata pencaharian warga sekitar. Selain itu jika ini terealisasi kedepannya waduk ini akan menjadi lokasi rekreasi keluarga, olah raga air, wisata dan budidaya.
Tidak jauh dari waduk borong ini terdapat sebuah waduk yang bernama Balang Tonjong. Sangat berbeda dengan waduk borong waduk ballang tonjong sendiri sampai saat ini masih terbengkalai. Waduk yang terletak di pintu masuk perumnas antang dengan luas 27 hektare ini penampakannya sangat menyedihkan.
“Dipenuhi dengan tumbuhan eceng gondok membuat waduk ini tidak berfungsi secara maksimal” sebagai mana diungkapkan Rafahul, salah seorang warga  kepada Cendana News.
Warga-warga sekitar waduk Balang Tonjong sendiri menginginkan agar waduk ini kembali seperti dulu sebagai daerah tangkapan air, reservoir alami. Juga sebagai penampung air sekaligus pengendali banjir. Agar bisa kembali efektif seperti semula.

Direktur  Eksekutif Walhi Sulawesi Selatan Asmar Exwar  mengungkapkan bahwa adanya waduk-waduk di Makassar ini sangat bermanfaat karena sebagai pengendali banjir disaat musin hujan datang. Oleh karena itu keberadaan waduk seperti Balang Tonjong dan Waduk Borong perlu di tetap dilestarikan. Dan tidak dialih fungsikan untuk membuat bangunan.

“Saya berharap agar waduk-waduk di Makassar ini perlu diadakannya konservasi secara berkelanjutan agar dapat berfungsi secara maksimal,” ujar Asmar kepada Cendana News dalam kesempatan terpisah. 

Danau Balang- Tonjong
Jurnalis: Nurul Rahmatun Ummah/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Nurul Rahmatun Ummah
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.