Cegah Jentik Nyamuk DBD Berkembang, Balikpapan Bagikan 1000 Kelambu

KAMIS, 16 FEBRUARI 2017

BALIKPAPAN — Guna mencegah berkembangbiaknya jentik nyamuk menjadi nyamuk aides aygepty atau demam berdarah, Pemerintah Kota Balikpapan membagikan 1000 kelambu air kepada warga Balikpapan, khususnya di Kecamatan Balikpapan Selatan. Kecamatan Balikpapan Selatan menjadi salah satu pilot project dalam menekan angka pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), mengingat Kecamatan Balikpapan Selatan salah satu kecamatan yang kasus DBD-nya tinggi.

Peresmian program inovasi untuk mencegah jentik nyamuk berkembang dengan kelambu oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balerina.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina, mengungkapkan, dalam kegiatan itu pembagian kelambu air melibatkan perusahaan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Dari pihak Pertamina mempersiapkan 1000 kelambu yang nantinya dibagikan ke sejumlah kelurahan yang berada di Kecamatan Balikpapan Selatan.

“Balikpapan Selatan dipilih sebagai pilot project untuk program kelambu air ini. Nanti dilihat minimal tiga bulan kita evaluasi kemudian apakah angka jentik nyamuknya berkurang atau tidak,” katanya saat launching program kelambu air, Kamis (16/2/2017).

Ia mengaku, banyak masyarakat yang menampung air, namun bukan itu yang menjadi masalah. “Yang kami pikirkan bagaimana agar jentik nyamuk tidak berkembangbiak menjadi nyamuk DBD. Karena program ini dicoba dengan melibatkan CSR. Tidak hanya pertamina, kita nanti minta perusahaan lain,” ucapnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak kepada perusahaan di Balikpapan berperan serta dalam bidang kesehatan untuk menyumbang kelambu air atau abate kepada warga Balikpapan. Pada kesempatan itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mendukung program kelambu air tersebut.

“Saya kira baik ini salah satu metode mengendalikan dan memberantas nyamuk DBD. Mudah-mudahan masyarakat mau membudayakan ini karena dari uji coba efektif untuk menahan supaya jentik tidak berkembang menjadi nyamuk,” katanya.

Rizal mengharapkan masyarakat dapat merespon cepat dan mendukung program tersebut. Karena upaya yang dilakukan sangat sederhana.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Komentar