Damandiri Gagas Kampung Hijau di Balik Apartemen Mewah

196

KAMIS, 9 FEBRUARI 2017

JAKARTA — BERITA FOTO — Jejak Pemberdayaan Yayasan Damandiri — Wilayah Rawa Simprug, Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berada tepat di balik megahnya Apartemen Permata Hijau, Jakarta Selatan. Daerah padat penduduk hunian warga Betawi (suku asli Jakarta), sekarang heterogen dengan banyaknya pendatang lintas provinsi untuk menetap di sana. Semakin bertambah penduduk, semakin banyak pula dibangun rumah huni dan otomatis semakin sempit pula lahan untuk sekadar menanam pohon maupun melakukan penghijauan. Sedangkan penduduk Betawi sangat gemar bercocok-tanam.

Letaknya yang jauh dari ingar-bingar lalu-lintas megapolitan membuat daerah Rawa Simprug cukup tenang. Namun banyaknya kendaraan pribadi roda empat maupun roda dua milik warga, ditambah menjadi jalur lintas APB (Angkutan Pengganti Bemo) cukup menambah panas suhu udara Rawa Simprug di siang hari. Butuh tanaman hijau untuk menyaring udara yang penuh debu bercampur gas emisi kendaraan bermotor.

“Daerah ini terlalu padat dengan perumahan penduduk serta kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat milik warga. Ditambah angkutan umum dan banyaknya pengguna kendaraan pribadi yang potong kompas ke arah pasar kebayoran melalui Rawa Simprug membuat penghijauan sangat dibutuhkan di sini,” terang Intan Nuraini, Ketua Posdaya Bougenville, Rawa Simprug, RW 09, Grogol Selatan.

Selain mengurangi polusi, penghijauan dipandang bisa memperindah kampung Rawa Simprug. Para kader Posdaya Bougenville binaan Yayasan Damandiri menggagas penghijauan di wilayah mereka dengan memanfaatkan lahan sempit pemukiman penduduk berupa sisi tembok bagian luar rumah warga. Pengurus Posdaya Bougenville bersinergi dengan pengurus RW 09, bekerja sama dengan warga setempat, coba menghimpun tumbuhan-tumbuhan menjalan seperti bunga dollar dan sejenisnya untuk ditempatkan di tembok luar maupun pagar rumah.

Selain itu, pengurus Posdaya juga menggunakan uang kas Posdaya guna membeli media-media tanam untuk ditanami beragam tumbuhan hijau seperti bayam, kangkung, bunga hias dan lain sebagainya. Media tanam yang sudah diisi tumbuhan hijau nantinya digantung berjejer di setiap tembok rumah sepanjang lorong sempit pemukiman warga Rawa Simprug RW 09, Grogol Selatan. Posdaya memberdayakan warga untuk merawat seluruh tanaman itu. Mereka yang menyiraminya setiap hari, mencabut jika ada tumbuhan layu kemudian menggantinya dengan yang baru, serta memberi pupuk jika dirasa perlu demi menjaga kesehatan tanaman.

“Posdaya memberi dukungan dengan memberi edukasi dalam melakukan penghijauan, menyediakan media tanam dari kas Posdaya dan membantu pengadaan pupuk organik untuk merawat tanaman. Setiap warga kami berlakukan piket untuk menyirami tanaman secara rutin. Sejauh ini gagasan Rawa Simprug menjadi kampung hijau berjalan lancar,” pungkas Intan.

Berikut beberapa dokumentasi menarik Cendana News mengenai gerakan penghijauan Yayasan Damandiri di Rawa Simprug melalui para kader Posdaya Bougenville, bersinergi dengan warga setempat.

Jurnalis: Miechell Koagouw / Editor: Satmoko / Foto: Miechell Koagouw

Warga Rawa Simprug RW 09 bersiap menyirami tanaman.
Pinggiran rumah warga ditanami tumbuhan hijau.
Salah satu gang hijau di Rawa Simprug RW 09.
Jalan Rawa Simprug IV,  RW 09,  Grogol Selatan.
Baca Juga
Lihat juga...